Breaking News:

Maluku Terkini

Polisi Sita Ratusan Karung Bahan Kimia Berbahaya di Pelabuhan Namlea

Kepolisian Resort (Polres) Pulua Buru, mengungkapkan kasus tindak pidana perdagangan bahan kimia berbahaya berjenis karbon dan sianida.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
Andi Papalia
Ratusan bahan kimia berbahaya jenis karbon dan sianida diamankan di Pelabuhan Namlea, Selasa (28/9/2021) malam. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Kepolisian Resort (Polres) Pulua Buru, mengungkapkan kasus tindak pidana perdagangan bahan kimia berbahaya berjenis karbon dan sianida.

Pengungkapan dilakukan di di Pelabuhan Namlea, Kabupaten Buru, Selasa (28/9/2021) malam.

Polisi mengamankan 194 karung carbon atau zat arang, 15 cianida (CN) kemasan kaleng, dan 15 cianida (CN) kemasan kardus.

Barang beracun tersebut dibawa mengunakan KM. Dorolonda, pelayaran dari Jakarta menuju Pelabuhan Namlea.

Diduga bahan kimia berbahaya itu, akan dibawa ke tambang emas ilegal gunung botak.

Baca juga: Berkas Perkara Wanita Bandar Narkoba di Ambon Diserahkan ke Kejaksaan

Baca juga: Pedagang di Kota Tual Menjerit; Harga Cabai Anjlok, Pembeli Menurun

Barang kimia berbahaya tersebut, dikirim melalui Ekspedisi Wipa Ekspres, dengan nomor kontener 218,061-9.

Operasi penangkapan bahan kimia jenis carbon dan sianida dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Pulau Buru, Iptu Handry Dwi Azhari.

Kasat Reskrim Polres Pulau Buru, Iptu Handry Dwi Azhari mengatakan, sementara masih dilakukan perkembangan, terkait siapa pemilik baham kimia berbahaya tersebut

"Barang ini belum ditemukan siapa pemiliknya, jadi kasus ini masi kita kembangkan," kata Azhari kepada TribunAmbon.com saat dikonfirmasi, Rabu dini hari.

Lanjutnya, barang tersebut sudah diamankan di Mapolres Pulau Buru untuk dilakukan penyelidikan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved