Breaking News:

Sepak Bola Maluku

Sering Main Game Online, Orang Tua Minta Managemen Jong Ambon FC Gembleng Mental Pemain

Orang tua pemain klub Sepak Bola Jong Ambon FC (JAFC) meminta manajemen klub menggembleng mental pemain dengan serius.

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Dedy
AMBON: Suasana Teken kontrak orang tua dan pemain JAFC, Minggu (19/9/2021) sore. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Orang tua pemain klub Sepak Bola Jong Ambon FC (JAFC) meminta manajemen klub menggembleng mental pemain dengan serius.

Hal itu diungkapkan orang tua dari seorang pemain, Willy saat menandatangani kontrak dengan klub di rumah Presiden Klub, Rhony Sapulette, Minggu (19/9/2021) sore.

"Saya pribadi minta manajemen jangan hanya mengurusi soal prestasi saja, tetapi juga soal mental anak-anak," ujarnya.

Ia menilai, di era saat ini para pemain disibukkan dengan ponselnya masing-masing.

"Permainan nline pada ponsel pemain mempengaruhi mental mereka. Biasanya selesai latihan dirumah mereka bermain PUBG, ML, hingga larut malam bahkan pagi hari," ujarnya.

Willy menilai, permainan online mempengaruhi mental pemain yang terkadang tidak stabil dalam kondisi tertentu.

"Kami tidak ingin mereka merasa paling hebat, dengan mental emosional yang tak menentu," tandasnya.

Sementara itu, Pelatih Kepala JAFC, Gafar Lestaluhu mengaku, hal tersebut akan dirancang pada tanda tangan kontrak selanjutnya, sembari melihat perkembangan pemain.

"Kami akan laksanakan usulan yang baik tersebut, isi kontrak kali ini memang mengacu pada tim saya sebelumnya, jadi nanti akan kami rubah, sembari melihat perkembangan pemain kedepannya," kata dia.

Saat ini JAFC sedang mempersiapkan tim untuk menghadapi kejuaraan Soeratin Cup U-17 Oktober mendatang.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved