Breaking News:

Tarif Angkot di Ambon

Mulai Hari Ini, Tarif Angkot Resmi Naik Tepat di HUT ke 446 Kota Ambon

Pemerintah Kota Ambon resmi menaikkan harga tarif Angkutan Kota (Angkot) tepat di hari perayaan ulang tahun ke-446, Selasa (7/9/2021).

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Tanita
AMBON: Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette di Balai Kota Ambon, Selasa (7/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah Kota Ambon resmi menaikkan harga tarif Angkutan Kota (Angkot) tepat di hari perayaan ulang tahun ke-446, Selasa (7/9/2021).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette mengatakan, Surat Keputusan (SK) Wali Kota Ambon Nomor 613 Tahun 2021 tentang Penyesuaian Tarif Angkutan Umum telah dikeluarkan.

“Sesuai dengan SK Wali Kota Nomor 613 tahun 2021 itu terkait dengan penyesuaian tarif angkutan umum maka tepat hari 7 September 2021 telah diberlakukan tarif baru angkutan umum di Kota Ambon. Jadi terhitung mulai hari ini diberlakukan tarif baru angkutan umum di kota Ambon,” kata Sapulette kepada Wartawan usai perayaan Hari Ulang tahun ke-446 Kota Ambon di Balai Kota, Senin (7/9/2021).

Seolah mengetahui pro kontra atas tarif baru, Sapulette terus meminta maaf akan kebijakan yang harus ditempuh itu.

Dijelaskannya, aturan baru itu sebagai penyesuaian kebijakan penghapusan premium secara Nasional oleh Pemerintah RI.

Baca juga: Louhenapessy Perpanjang PPKM Level 3 di Ambon Selama 2 Pekan ke Depan

“Tarif baru ini adalah penyesuaian dari kebijakan nasional berkaitan dengan penghapusan premium digantikan dengan pertalite. Atas nama pemerintah kota Ambon kami menyampaikan permohonan maaf karena terjadi perubahan tarif angkutan umum sebagai penyesuaian dari premium ke pertalite,” pintanya.

Lanjutnya, untuk tarif angkutan umum bagi pelajar dan mahasiswa hanya 50 persen dari tarif bagi masyarakat umum.

“Kemudian dari tarif umum untuk tarif pelajar dan mahasiswa itu 50 persen dari tarif yang berlaku,” lanjutnya.

Sapulette menambahkan, pemerintah akan terus mengupayakan sosialisasi bagi warga agar memahami aturan baru tersebut.

“Sudah sosialisasi juga melalui media sosial dan juga media cetak. Sedangkan untuk lampiran akan kami jilid dan publikasikan ke masyarakat,” lanjutnya.

Ditegaskannya, evaluasi dan pengawasan akan dilakukan agar tak ada pengemudi nakal yang sengaja menaikan tarif.

“Kami akan mengevaluasi dan mengawasi berkaitan ada pengemudi nakal yang sengaja menaikan tarif lebih dari yang ditawarkan,” imbuhnya.

Dia berharap, setiap warga dapat memahami dan mengikuti kebijakan baru itu.

“Oleh karena itu kami mohon maaf mari katong ikuti dengan tarif baru yang telah ditetapkan wali kota Ambon,” tandasnya.

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved