Breaking News:

Ambon Hari Ini

Tewas di Jembatan Merah Putih, Hehanussa Yakin Kliennya Dihukum Ringan

Hal ini diungkap Marsel J Hehanussa saat mendampingi Tahap II Klienya RB di kejaksaan Negeri Ambon, Kamis (2/9/2021).

Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Fandi Wattimena
Jembatan Merah Putih - Ambon 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON,TRIBUNAMBON.COM - Penasehat hukum RB (16), tersangka kasus pembunuhan di bawah Jembatan Merah Putih yakin kliennya dihukum ringan.

Hal ini diungkap Marsel J Hehanussa saat mendampingi Tahap II Klienya RB di kejaksaan Negeri Ambon, Kamis (2/9/2021).

"Ya, saya pastikan Klienku mendapatkan hukuman sedikit ringan pasalnya RB ,saat masih dibawah umur dan kita akan sandingkan dengan UUD Perlindungan Anak," ujarnya.

Menurutnya, RB memang turut serta melakukan pembunuhan terhadap Firman Latole, tetapi ancaman hukumanya tidak akan sama dengan AP sebagai otak dari tindakan pidana itu.

"Keduanya memang disandingkan pasal 338 Kuhp dengan ancaman 15 tahun Penjara, tetapi saya akan usahakan RB mendapatkan hukuman 6 atau 7 tahun penjara," terangnya.

Baca juga: Angkot di Kota Ambon akan Dipangkas Hingga Tersisa 33 Unit

Marsel menjelaskan tersangka RB untuk kasusnya tahap I dan tahap II dipercepat dikarenakan RB masih dibawah umur.

"Karena dibawah umur proses  sidangnya juga tertutup dan RB juga akan di tempatkan di sel anak," tutupnya

Diberitakan, Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Teluk Ambon mengirimkan berkas tahap II kasus pembunuhan di bawah Jembatan Merah Putih (JMP) dengan Tersangka RB (16).

RB diserahkan bersama barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kantor Kejaksaan Negeri Ambon, Kamis (2/9/2021) Sore. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved