Breaking News:

Pasar Apung Mardika

Belum Ada Listrik di Lapak Relokasi Pasar Apung, Wakil Rakyat; Ini Bukti Pemkot Ambon Tidak Serius

Hal ini ia sampaikan saat ditemui TribunAmbon.com di ruang rapat Komisi II DPRD Kota Ambon, Jumat (30/7/2021).

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Mesya
AMBON: Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far-Far saat diwawancarai wartawan, Jumat (30/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sebulan sudah direlokasikan ke Pasar Apung Mardika, namun pedagang belum juga membuka lapaknya dikarenakan tidak ada aliran listrik yang masuk.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far-Far menilai hal ini menjadi bukti Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon tidak serius dalam menangani masalah relokasi.

Hal ini ia sampaikan saat ditemui TribunAmbon.com di ruang rapat Komisi II DPRD Kota Ambon, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Bukan Cuma Sepi, Pasar Apung Mardika Ambon Juga Dipenuhi Sampah

"Sudah hampir delapan bulan proses relokasi ini sudah berjalan tapi lapak-lapak ini belum dialiri listrik ini bukti bahwa Dinas Indag tidak serius dalam menangani proses relokasi ini," kata Harry Far-Far.
Lanjutnya, pasar itu merupakan tempat sumber pencaharian bagi para pedagang.

Di situ tempat mereka mengadu nasib, sehingga jika tahapan relokasi ini tidak ditangani secara serius oleh pemerintah berarti mereka dinilai ikut membatasi ekonomi masyarakat.

"Kami mengimbau agar pemkot Ambon harus serius melihat ini karena di pasar ini banyak piring makan disitu, tempat orang banting tulang mencari nafkah. Apalagi dimasa pandemi ini kan semua orang susah semua orang sulit. Sementara proses relokasi saja sudah menyusahkan pedagang jadi Pemerintah harus serius menyikapi masalah ini," imbaunya.

Ia meminta agar Disperindag Ambon segera melakukan koordinasi bersama pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar lapak-lapak di Pasar Apung bisa segera dialiri listrik.

Apalagi, para pedagang yang direlokasi ini sudah membayar biaya sewa yang terbilang cukup besar.

"Itu para pedagang sudah bayar biaya sewa juga yang cukup besar, Dinas Indag harus segera berkoordinasi dengan PLN untuk segera alirkan listrik disana," tandasnya.

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved