Ambon Hari Ini

Kronologis Kecelakaan Maut yang Tewaskan Atlet Anggar Maluku, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Atlet Evalino Sameaputty disiapkan untuk berlomba pada Cabor Anggar. Namun, nasib berkata lain.

Istimewa
AMBON: Atlet Anggar, Evannelo Sameaputty (20). 

"Kami masih sangat merasakan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Evalino Sameaputty. Jadi untuk mencari atlet penggantinya itu belum terpikirkan sama sekali," kata Humas KONI Maluku, Izaac Tulalessy saat dihubungi TribunAmbon.com melalui sambungan telepon, Senin (26/7/2021) pagi.

Tulalessy mengatakan, pihaknya belum memutuskan mencari pengganti almahum untuk mengisi posisi atlet cabor Anggar karena masih dalam suasana duka.

"Entah penggantinya atau pengaruhnya terhadap peraihan medali di ajang pertandingan nanti belum kami atur karena kami masih berduka," jelasnya.

Menurutnya, almarhum selama setahun lebih menjalani Pelatda dan menunjukan prestasi yang baik.

"Tersisa dua bulan lagi, kontingen Maluku akan tampil di PON, tapi Tuhan berkehendak lain. Kami sangat kehilangan almarhun," ujar dia.

"Selamat jalan atlet anggar terbaik. Selamat bertanding di keabadian," pungkasnya.

Belum Tetapkan Tersangka

Tim Penyidik Unit Laka Lantas, Polresta Ambon dan Pulau-pulau Lease telah memintai keterangan sejumlah saksi terkait kecelakaan maut yang terjadi di ruas Jalan Pierre Tandean Negeri Halong Kecamatan Baguala, Minggu (25/07/2021) kemarin.

Namun, hingga saat ini belum dapat ditetapkan tersangka kejadian tersebut.

"Dari sejumlah saksi yang sudah dimintai keterangan, penyidik belum menetapkan tersangka,"kata Kasat Lantas Polresta Ambon AKP Ganesha Sinambela kepada TribunAmbon.com, Senin (26/7/2021).

Saat ini timnya masih melakukan pemeriksaan intensif terkait kasus laka lantas yang menewasakan Atlet Anggar Evalino Sameaputty (24).

"Saat ini penyidik sudah periksa enam saksi, di antranya lima penumpang serta sopir angkot Yordan Mailoa," ujaranya.

Diketahui, kejadian tersebut berawal dari Yordan Mailoa (33) mengendarai mobil angkutan kota jurusan suli berplat nomor Polisi DE 1663 LU dari arah Lantamal IX akan menuju terminal mardika.

Yordan membawa lima orang penumpang, sesampainya dipertigaan masuk Lantamal IX sekitar pukul 09.40 WIT dirinya hendak menyeberang ke sisi sebelah jalan, namun tiba- tiba muncul Evalino Sameaputty dengan membawa Yamaha Jupiter MX warna merah no pol DE 2215 LD dari arah depan dengan kecepatan yang tinggi sehingga tabrakan tak tehindarkan.

"Kecelakaan ini terjadi karena motor yang dikendarai evalino kehilangan keseimbangan akibat laju motornya yang cukup kencang sehinggga pemuda itu menabrak depan mobil angkut dan seketika meninggal dunia," ujar Kapolresta dalam pesan singkat whatsapp.

Korban kemudian dibawa ke rumah sakit bhayangkara Polda Maluku.

Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved