Ambon Hari Ini
Kronologis Kecelakaan Maut yang Tewaskan Atlet Anggar Maluku, Polisi Belum Tetapkan Tersangka
Atlet Evalino Sameaputty disiapkan untuk berlomba pada Cabor Anggar. Namun, nasib berkata lain.
TRIBUNAMBON.COM - Evalino Sameaputty, seorang atlet anggar Maluku meninggal dunia setelah menjadi korban kecelakaan maut, Minggu (25/07/2021) kemarin.
Kecelakaan maut itu terjadi di ruas Jalan Pierre Tandean Negeri Halong Kecamatan Baguala, Kota Ambon, sekira pukul 09.40 WIT.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang menyatakan kejadian tersebut berawal dari Yordan Mailoa (33) mengendarai mobil angkutan kota jurusan suli berplat nomor Polisi DE 1663 LU dari arah Lantamal IX akan menuju terminal mardika.
Baca juga: Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Evan Sameaputty di Hutumuri
Yordan membawa lima orang penumpang, sesampainya di pertigaan masuk Lantamal IX sekitar pukul 09.40 WIT dirinya hendak menyeberang ke sisi sebelah jalan, namun tiba- tiba muncul Evalino Sameaputty dengan membawa Yamaha Jupiter MX warna merah no pol DE 2215 LD, dari arah depan dengan kecepatan yang tinggi sehingga tabrakan tak tehindarkan.
"Kecelakaan ini terjadi karena motor yang dikendarai evalino kehilangan keseimbangan akibat laju motornya yang cukup kencang sehinggga pemuda itu menabrak depan mobil angkut dan seketika meninggal dunia,"ujar Kapolresta dalam pesan singkat Whatsapp.
Korban kemudiam dibawah ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku.
"Untuk barang buktinya beruoa mobil dan motor sudah kita amankan di Mapolresta Pulau Ambon". Pungkasnya.
Atlet Berbakat
Atlet Evalino Sameaputty disiapkan untuk berlomba pada Cabor Anggar pada PON XX/2021-Papua.
Perhelatan nasional yang akan digelar di Papua 2 Oktober hingga 15 Oktober 2021 itu menerjunkan sebanyak 46 atlet yang akan tampil pada 14 Cabang Olahraga (Cabor).

Para atlet telah menjalani pelatihan sejak 2020 lalu hingga kini telah memasuki persiapan khusus.
Atlet Evalino Sameaputty disiapkan untuk berlomba pada Cabor Anggar. Namun, nasib berkata lain.
Almarhum terlibat dalam kecelakaan lalu lintas dan meninggal dalam kejadian tersebut.
Baca juga: Sosok Evan Sameaputty, Atlet Anggar Maluku yang Meninggal Akibat Lakalantas, Dikenal Suka Bercanda
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku mengaku masih sangat merasakan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Atlet Pelatda PON XX/2021-Papua, Evalino Sameaputty (24).
Sehingga, belum terpikirkan untuk mencari atlet yang lain pengganti Evalino Sameaputty
"Kami masih sangat merasakan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Evalino Sameaputty. Jadi untuk mencari atlet penggantinya itu belum terpikirkan sama sekali," kata Humas KONI Maluku, Izaac Tulalessy saat dihubungi TribunAmbon.com melalui sambungan telepon, Senin (26/7/2021) pagi.
Tulalessy mengatakan, pihaknya belum memutuskan mencari pengganti almahum untuk mengisi posisi atlet cabor Anggar karena masih dalam suasana duka.
"Entah penggantinya atau pengaruhnya terhadap peraihan medali di ajang pertandingan nanti belum kami atur karena kami masih berduka," jelasnya.
Menurutnya, almarhum selama setahun lebih menjalani Pelatda dan menunjukan prestasi yang baik.
"Tersisa dua bulan lagi, kontingen Maluku akan tampil di PON, tapi Tuhan berkehendak lain. Kami sangat kehilangan almarhun," ujar dia.
"Selamat jalan atlet anggar terbaik. Selamat bertanding di keabadian," pungkasnya.
Belum Tetapkan Tersangka
Tim Penyidik Unit Laka Lantas, Polresta Ambon dan Pulau-pulau Lease telah memintai keterangan sejumlah saksi terkait kecelakaan maut yang terjadi di ruas Jalan Pierre Tandean Negeri Halong Kecamatan Baguala, Minggu (25/07/2021) kemarin.
Namun, hingga saat ini belum dapat ditetapkan tersangka kejadian tersebut.
"Dari sejumlah saksi yang sudah dimintai keterangan, penyidik belum menetapkan tersangka,"kata Kasat Lantas Polresta Ambon AKP Ganesha Sinambela kepada TribunAmbon.com, Senin (26/7/2021).
Saat ini timnya masih melakukan pemeriksaan intensif terkait kasus laka lantas yang menewasakan Atlet Anggar Evalino Sameaputty (24).
"Saat ini penyidik sudah periksa enam saksi, di antranya lima penumpang serta sopir angkot Yordan Mailoa," ujaranya.
Diketahui, kejadian tersebut berawal dari Yordan Mailoa (33) mengendarai mobil angkutan kota jurusan suli berplat nomor Polisi DE 1663 LU dari arah Lantamal IX akan menuju terminal mardika.
Yordan membawa lima orang penumpang, sesampainya dipertigaan masuk Lantamal IX sekitar pukul 09.40 WIT dirinya hendak menyeberang ke sisi sebelah jalan, namun tiba- tiba muncul Evalino Sameaputty dengan membawa Yamaha Jupiter MX warna merah no pol DE 2215 LD dari arah depan dengan kecepatan yang tinggi sehingga tabrakan tak tehindarkan.
"Kecelakaan ini terjadi karena motor yang dikendarai evalino kehilangan keseimbangan akibat laju motornya yang cukup kencang sehinggga pemuda itu menabrak depan mobil angkut dan seketika meninggal dunia," ujar Kapolresta dalam pesan singkat whatsapp.
Korban kemudian dibawa ke rumah sakit bhayangkara Polda Maluku.