Breaking News:

Demo Tolak PPKM di Ambon

Demo Tolak PPKM di Ambon Ricuh, 29 Orang Diamankan

Aksi demonstrasi mahasiswa menolak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di depan Balai Kota Ambon berakhir ricuh.

Penulis: Fandi Wattimena | Editor: Salama Picalouhata
TribunAmbon.com/Fandi
AMBON: Aksi unjuk rasa menolak PPKM di Ambon kembali berakhir ricuh, Jumat (16/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Aksi demonstrasi mahasiswa menolak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di depan Balai Kota Ambon berakhir ricuh.

Sebanyak 29 orang ditangkap, satu diantaranya bukan mahasiswa.

"Kalau yang 28 orang sudah kita lepas, setelah kami berikan pembinaan. Sementara yang 1 orang masih kita amankan, karena dia bukan mahasiswa," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. M. Rum Ohoirat, Jumat (16/7/2021) malam.

Lanjutnya, penangkapan terpaksa dilakukan lantaran mereka dianggap telah melakukan provokasi sehingga memicu kericuhan.

Baca juga: Demo Mahasiswa Tolak PPKM di Ambon Dibubarkan Polisi, Ini Alasannya

Ohoirat menjelaskan, pembubaran terpaksa dilakukan lantaran aksi unjukrasa tersebut telah melanggar protokol kesehatan, yakni menciptakan kerumunan massa dalam jumlah besar dan juga tidak pakai masker.

"Benar, kita membubarkan para pendemo karena mereka sudah melanggar protokol kesehatan. Mereka berkerumun, dan ada yang tidak pakai masker," ujar Ohoirat, Jumat malam.

Lanjutnya, Kota Ambon telah masuk zona merah penyebaran Covid-19, sehingga aktifitas yang menyebabkan kerumunan massa salam jumlah besar tentu sangat dilarang.

Baca juga: Sejumlah Mahasiswa Ditangkap Polisi Saat Demo Tolak PPKM di Ambon

Karena akan memperparah tingkat penyebaran Covid-19.

"Yang kita lakukan bukan untuk kepentingan kita, tapi untuk kepentingan semua orang, termasuk adik-adik mahasiswa sendiri," sebutnya.

Meski dibubarkan paksa, dia memastikan tindakan aparat tetap sesuai prosedur penanganan.

"Kita sudah lakukan sesuai prosedur. Kita sudah memberikan himbauan, meminta mereka pulang dengan baik-baik, tapi mereka tetap ngotot, dan terus melakukan provokasi," ujarnya.

Adapun kelompok mahasiswa yang melakukan aksi berasal dari sejumlah kampus di Kota Ambon, yakni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon dan Darussalam Ambon. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved