Breaking News:

Ambon

Rumkit dr Latumeten Ambon Pastikan Jenazah yang Diambil Paksa Keluarga Kemarin Positif Covid-19

Jenazah perempuan yang dibawa kabur keluarga dari Rumkit dr. Latumeten Ambon dipastikan merupakan pasien yang terpapar covid-19.

Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Ridwan
AMBON: Wakil Kepala Rumah Sakit TK II dr. Latumeten Ambon, dr. Rudy, Jum'at (16/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Jenazah perempuan yang dibawa kabur keluarga dari Rumkit dr. Latumeten Ambon dipastikan merupakan pasien yang terpapar covid-19.

Hal tersebut diungkap Wakil Kepala Rumah Sakit (RS) Tk II dr.J.A Latumeten, dr. Rudy saat dikonfirmasi TribunAmbon.com.

"Hasil test PCR pasien adalah positif," kata dr.Rudy, Jum'at (16/7/2022) siang.

Dia menjelaskan, pasien dengan nama FF (64) tersebut masuk ke RS pada, Minggu (11/7/2021) dengan keluhan sesak nafas.

Saat dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD), gejala lain yang ditimbulkan pasien yakni batuk, pilek dan muntah-muntah.

Kemudian dilakukan rapid test antigen terhadap pasien dan hasilnya negatif.

Namun setelah dirawat inap, kondisi pasien memburuk dan harus dilakukan swab test PCR untuk hasil yang lebih maksimal.

Baca juga: Keluarga Ambil Paksa Jenazah Diduga Covid-19 di Rumkit dr. Latumeten Ambon

Hasil dari swab PCR almarhum menunjukkan positif dan dipindahkan ke ruang isolasi dengan persetujuan keluarga pasien pada hari Selasa (13/7/2021).

Setelah dirawat selama kurang lebih dua hari, Almarhum kemudian meninggal dunia pada, Kamis (15/7/2022) pukul 03.40 WIT.

"Kami juga sudah laporkan ke Satgas saat itu," ujarnya

Ketika pasien meninggal, pihak RS sudah menghubungi Satgas Penanganan Covid-19 untuk segera datang.

Namun, pada saat itu petugas Satgas sedang melakukan tinjauan di beberapa RS lainnya sehingga terlambat tiba di lokasi.

Keluarga korban juga sudah sempat diberikan edukasi agar pemakaman bisa dilakukan sesuai prosedur Covid-19.

Tetapi sejumlah kerabat menolak dan ingin pasien dikubur sendiri oleh pihak keluarga.

Diberitakan sebelumnya, sekelompok keluarga mendatangi Rumkit Tk II dr J.A Latumeten dan mengambil paksa jenazah FF karena mereka tidak menerima bahwa pasien meninggal akibat terpapar Covid-19.

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved