Breaking News:

Kasus Narkoba

Simpan Sabu, Ibu Dua Anak di Ambon Divonis 2 Tahun Penjara

Yakni kepemilikan satu paket sabu yang ia simpan dirumahnya di Kelurahan Honipopu, kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com
Ilustrasi Penyalahgunaan Narkoba 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Zumaya Takasili Usemahu harus menjalani dua tahun hidupnya di balik jeruji besi setelah divonis hakim Pengadilan negeri Ambon, Selasa (13/3/2021) siang.

Ibu dua orang anak itu terbukti bersalah dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

Yakni kepemilikan satu paket sabu yang ia simpan dirumahnya di Kelurahan Honipopu, kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

“Memutuskan menjatuhi pidana penjara kepada terdakwa Zumaya Takasili Usemahu selama dua tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan,” kata Ketua Majelis Hakim, Yanti Wattimury di Pengadilan Negeri Ambon, Selasa (13/3/2021) siang.

Majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri sebagaimana diatur dalam pasal 127 ayat 1 huruf a undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009.

Sebelum memutuskan, hakim mempertimbangkan terdakwa belum pernah di hukum, terdakwa mengakui terus terang perbuatannya dan menyesali perbuatannya dan menjadi tidak mengulanginya lagi.

Terdakwa juga merupkan seorang ibu rumah tangga yang sudah ditinggal suami dan mempunyai dua orang anak yang membutuhkan pendampingan terdakwa.

Baca juga: Perbaikan Jembatan di Halong, Dishub Ambon Alihkan Arus Lalu lintas, Ini Rutenya

Baca juga: Dipenuhi Sampah, Wakil Rakyat Sebut Pasar Apung Tak Layak Ditempati

Namun, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika.

Sebelumnya, terdakwa yang didampingi penasihat hukum, Dino Huliselan dituntut tiga tahun penjara oleh Jaksa.

Diketahui, terdakwa ditangkap oleh tim ditnarkoba Polda Maluku di rumahnya sekitar pukul 19.30 WIT, Kamis (21/1/2021) lalu.

Terdakwa ditangkap dengan barang bukti berupa satu paket sabu, 1 buah penutup botol, tiga buah pipet, 2 buah pirex dan 2 buah korek api gas yang berada didalam kamar terdakwa.

Sebelumnya, petugas telah menangkap saksi Leidy Wauran (berkas terpisah) di hari yang sama di depan Masjid Al fatah, Kota Ambon.

Saksi membawa satu paket narkotika jenis sabu yang ia akui didapat dari terdakwa.

Dari laporan tersebut anggota kepolisian lalu menuju ke rumah terdakwa yang berlokasi di Jalan Baru Kecamatan Sirimau Kota Ambon. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved