Breaking News:

Kasus Narkoba

Pakai Sabu untuk Stamina Tubuh, Pemuda di Ambon ini Dituntut 8 Tahun Penjara

Jaksa menilai, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 112 ayat 1 undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com
Ilustrasi Penyalahgunaan Narkoba 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ambon, Ester Wattimury menuntut terdakwa Anton (44) dengan pidana penjara selama delapan tahun.

Terdakwa tertangkap memiliki barang bukti berupa 1 paket Narkotika jenis sabu-sabu.

Diakui terdakwa, dia memakai sabu untuk menjaga stamina tubuh.

"Memohon majelis hakim menuntut terdakwa Anton dengan pidana penjara selama delapan tahun di kurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dan denda sebesar Rp 800 juta subsider 3 bulan penjara," kata Jaksa di Pengadilan Negeri Ambon, Kamis (18/6/2021)

Jaksa menilai, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 112 ayat 1 undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Dalam amar tuntutan, Jaksa mengatakan, terdakwa Anton ditangkap di depan toko NN sekitar pukul 16. 30 WIT, 2 Februari 2021 .

Sebelumnya, anggota kepolisian Ditresnarkoba Polda Maluku mendapatkan informasi bahwa terdakwa sering menggunakan narkotika.

Baca juga: Belanda Menang, Jalanan Kota Ambon Kembali Dipenuhi Konvoi Ratusan Kendaraan

Baca juga: Abua Tuasikal Pastikan Segera Perbaiki Kerusakan Akibat Gempa 6.1 di Maluku Tengah

Kemudian anggota kepolisian menuju ke sekitar posko dan melakukan pemantauan di lokasi tersebut.

Saat penggeledahan, ditemukan satu bungkus rokok Surya 16 yang berisi 1 paket sabu-sabu.

Terdakwa mengakui, mendapatkan sabu-sabu dari saudara Erol dengan cara membeli seharga Rp 500 ribu.

Awalnya Erol sering ke tempat kerja terdakwa dan menawarkan sabu-sabu kepada terdakwa.

Terdakwa mengakui sabu-sabu dipakai sendiri, terkadang di rumah, di WC umum atau di samping amplas.

Dia beralasan mengkonsumsi sabu-sabu karena penglihatan kurang baik sehingga menjadi stabil, dan karena sering merasa lemas dan juga pakai untuk begadang.

Terdakwa juga mengakui mengonsumsi sabu-sabu sejak 2 tahun lebih di Kota Ambon.

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved