Breaking News:

Kasus Narkoba di Maluku

Dinyatakan Bersalah, Tuhumury Divonis 5 Tahun Bui Lantaran Beri Sabu ke Teman

Majelis Hakim menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana narkotika sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat 1.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Salama Picalouhata
TribunAmbon.com
Ilustrasi Penyalahgunaan Narkoba 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Majelis hakim memvonis terdakwa kasus penyalahgunaan narkoba, Steby Tuhumury (38) hukuman 5,6 tahun penjara.

Tuhumury tertangkap memberikan sabu kepada temannya, William Mairuhu (berkas terpisah).

“Memutuskan menjatuhi hukuman terhadap terdakwa Steby Tuhumury dengan pidana penjara selama lima tahun enam bulan dikurangi selama terdakwa dalam masa penahanan,” kata Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Ambon, Kamis (17/6/2021) siang.

Baca juga: Cari Aktor Utama Kasus Korupsi MTQ, Jaksa Bakal Periksa Bupati Buru Selatan Tagop Soulisa?

Baca juga: Jelang Laga Belanda vs Austria, Pria Ini Bentangkan Bendera Belanda Terbesar ke-2 se-Kota Ambon

Terdakwa juga divonis membayar denda sebesar Rp 800 juta subside dua bulan penjara.

Majelis Hakim menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana narkotika sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat 1 undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Hukuman tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum, S. Pentury. Sebelumnya dia dituntut pidana penjara selama delapan tahun penjara dan denda Rp 800 juta.

Dalam amar putusan, Majelis hakim menyebutkan terdakwa ditangkap di Kawasan Belakang Soya, Kota Ambon, 8 Oktober 2020 lalu.

Penangkapan terdakwa dilakukan setelah saksi William Mairuhu (berkas terpisah) ditangkap dan memberitahukan kepada aparat kepolisian terkait sabu yang ia dapat dari terdakwa Steby.

Saat penangkapan, aparat kepolisian menemukan barang bukti satu paket sabu dalam plastik lem bening yang disimpan dalam saku celana milik terdakwa.

Mendengar putusan majelis hakim, terdakwa yang didampingi pengacara, Dino Huliselan menyatakan masih pikir-pikir. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved