Breaking News:

Maluku Terkini

Kejaksaan Kembali Selamatkan Uang Negara Rp 2 Miliar Lebih, Hasil Korupsi Sekda Buru Ahmad Assagaf

Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru kembali menyelamatkan kerugian keuangan negara senilai Rp 2 Miliar lebih.

Andi Papalia
Kejaksaan Negeri Buru melakukan konferensi pers terkait pengembalian keuangan negara Rp. 2,2 miliar di kantor Kejari Buru, Namlea, Kabupaten Buru, Rabu (28/4/2021) pagi. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru kembali menyelamatkan kerugian keuangan negara senilai Rp 2 Miliar lebih.

Hal ini disampaikan Kajari Buru, Muhtadi saat melakukan konferensi pers di kantor Kejari Buru, Namlea, Kabupaten Buru, Rabu (28/4/2021) pagi.

Muhtadi mengatakan, uang itu didapatkan dari Mantan Sekda Buru, Ahmad Assagaf yang terlibat kasus tindak pidana korupsi anggaran Sekretariat Daerah Kabupaten Buru Tahun 2019.

"Kami berhasil menyelamatkan uang yang dikorupsi Mantan Sekertaris Daerah Ahmad Assagaf," kata dia.

Baca juga: Kasatpol PP Buru Beli Sendiri Baju Linmas di Bandung, Pemiliknya Diperiksa Jaksa Minggu Ini

Baca juga: Aliran Dana Rp. 16 Miliar Korupsi MTQ Buru Mengalir ke Penyanyi hingga Tamu Undangan

Baca juga: Kajari Buru Bikin Janji Baru; Bulan Depan Penyidikan Kasus Korupsi Dana MTQ Tuntas

Muhtadi menjelaskan, dana tersebut masih kurang dari total hasil korupsi senilai Rp. 9 miliar lebih.

Nantinya, pihaknya akan mencari aset bersangkutan, guna mengganti kerugian keuangan negara.

"Melalui jaksa eksekutor yang memiliki kewenangan, kami akan melakukan pencarian aset bersangkutan guna mengganti kerugian keuangan negara," ujar dia.

Dia mengatakan, uang itu tidak disetorkan ke kas daerah melainkan ke kas negara. Nantinya, pemerintah daerah bisa meminta kepada pemerintah pusat, agar dana tersebut bisa ditransfer kuntuk kepentingan pembangunan di daerah. 

Untuk diketahui, Ahmad Assegaf divonis lima tahun penjara potong masa penahanan.

Mantan Sekda Buru ini juga dihukum membayar denda Rp. 500  juta subsider 6 bulan penjara, membayar uang pengganti Rp.11,3  miliar subsider 3,6  tahun penjara.

Dalam kasus ini Assegaf tidak sendiri, melainkan bersama eks bendahara Setda Buru, La Joni Ali. Sayangnya La Joni Ali keburu meningal dunia di tahanan akibat sakit yang dideritanya. (*)

Penulis: Andi Papalia
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved