Breaking News:

Korupsi Dana MTQ

Kajari Buru Bikin Janji Baru; Bulan Depan Penyidikan Kasus Korupsi Dana MTQ Tuntas

Selanjutnya, kasus itu segera diserahkan ke BPKP Perwakilan Maluku untuk kepentingan perhitungan kerugian negara.

TribunAmbon.com/ Salma Picalouhata
Kepala Kejaksaan Negeri Buru, Muhtadi 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Salama Picalouhata

NAMLEA,TRIBUNAMBON.COM – Penyidikan kasus dugaan korupsi dana MTQ XXVII Tingkat Provinsi Maluku tahun 2017 di Kabupaten Buru Selatan dipastikan tuntas bulan depan.

Demikian disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Buru, Muhtadi saat Special Interview di Studio TribunAmbon.com, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Ambon, Senin (26/4/2021).

“Saya pernah bilang dalam waktu tiga bulan kasus ini tuntas, Maret lalu. Artinya, bulan depan kasus ini akan kami tuntakan,” ujar dia.

Dia menjelaskan, maksudnya bulan depan kasus ini sudah tuntas di tahap penyidikan.

Selanjutnya, kasus itu segera diserahkan ke BPKP Perwakilan Maluku untuk kepentingan perhitungan kerugian negara.

“Bulan depan itu minimal kita sudah serahkan ke auditor,” tuturnya.

Lanjutnya, penuntasan kasus ini tergantung lamanya perhitungan audit.

“Lamanya audit tergantung dari dokumen yang diberikan. Kami tidak mau membebani auditor dengan kertas kosong. Jadi kami memaksimalkan pemeriksaan saksi dan melengkapi dokumen sebelum diserahkan ke auditor,” jelasnya.

Dia menmbahkan, tidak menutup kemungkinan para tersangka akan bertambah.

Dalam kasus ini, Kejari Buru sudah menetapkan tiga orang menjadi tersangka sejak dua tahun lalu.

Mereka adalah Kadis Perhu­bungan Bursel, Sukri Muhammad. Dalam panitia MTQ, ia menjabat ketua bidang sarana dan prasarana.

Baca juga: Kejari Buru Periksa Tiga Saksi Kasus Dugaan Kurupsi Dana MTQ Bursel, Kemungkinan Ada Tersangka Baru

Baca juga: Warga Namlea dan Masohi Dilarang Mudik, Umasugi dan Tuasikal Bakal Tutup Jalur

Kemudian Bendahara Dinas Per­hubungan Bursel, Rusli Nurpata.

Dalam panitia ia menjabat bendahara bidang sarana dan prasarana.

Satu tersangka lagi adalah Jibrael Matatula, Event Organizer

Dijelaskan, pada tahun 2017, terdapat pemberian hibah uang kepada LPTQ Kabupaten Bursel senilai Rp 26.270.000. 000,00 untuk pelaksanaan kegiatan MTQ Tingkat Provinsi Maluku XXVII.

Pemberian hibah ini berdasarkan permohonan proposal dari LPTQ kepada bagian keuangan BPKAD pada tanggal 3 Februari 2017.

Namun, proposal tersebut tidak disertai dengan rencana penggunaan dana.

Penyaluran dilakukan dalam dua tahap, masing-masing senilai Rp13. 135.000.000,00, dari bendahara pengeluaran BPKAD ke rekening LPTQ Kabupaten Bursel.

Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK Perwakilan Maluku, ada dana sekitar Rp 10.684. 681.624,00 yang tak bisa dipertanggungjawabkan. (*)

Penulis: Salama Picalouhata
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved