Breaking News:

Ambon Hari Ini

Kota Ambon Diprediksi Bakal Macet Parah 5 Tahun Kedepan

"Ambon diperkirakan lima tahun kedepan sudah terjadi kemacetan yang parah, karena pertumbuhan kendaraan yang tidak bisa kita batasi,"

Adjeng Hatalea
Kepada Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette saat diwawancarai usai acara peluncuran KTL di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Jl. Slamet Riyadi, Sirimau, Kota Ambon, Rabu (7/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kota Ambon akan mengalami kemacetan parah lima tahun kedepan.

Demikian prediksi Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette, Jumat (16/4/2021) kemarin.

"Ambon diperkirakan lima tahun kedepan sudah terjadi kemacetan yang parah, karena pertumbuhan kendaraan yang tidak bisa kita batasi," kata Robby.

Menurutnya, jumlah kendaraan semakin hari semakin meningkat.

Baca juga: Ketua DPDR Buru Enggan Komentari Dugaan Anggotanya Tampar Bidan dan Punya Selingkuhan

Baca juga: 21 Koruptor Kembalikan Uang Negara Rp 363 Juta Lebih, 60 Lainnya Belum Serahkan Hasil Korupsi

Sementara itu, jalur masuk dan keluar kota bertajuk manise itu hanya satu, sehingga akan terjadi kemacetan yang begitu besar di lima tahun yang akan datang.

Dia mengaku, pihaknya mulai kesulitan mengatasi kemacetan.

"Setiap hari kami melakukan patroli penertiban dan memanajemen rekayasa lalu lintas guna mengatasi kemacetan yang mulai meningkat," ungkapnya.

"Pada jam-jam tertentu itu biasanya terjadi kemacetan, terutama di Batu Merah, ini karena tidak ada jalan alternatif, jadi harus ada jalan alternatif, tapi Dishub tidak punya kewenangan membangun jalan, itu kewenangan PUPR," ujarnya. 

Untuk sementara ini, lanjut dia, Dishub tengah mempersiapkan upaya rekayasa lalu lintas hingga Idul Fitri nanti, mengingat jelang Idul Fitri itu puncak kemacetan kerap terjadi.

"Kita akan kerahkan petugas ke lapangan untuk mengurai kemacetan yang terjadi hingga Idul Fitri nanti," tandas Sapulette. (*)

Penulis: Mesya Marasabessy
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved