Breaking News:

Update Corona di Maluku

Dalam 24 Jam, Kota Ambon Umumkan 2 Korban Meninggal Kasus Terpapar Virus Corona

Satgas Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku menyebut dua orang meninggal dunia akibat COVID-19 dalam kurun waktu 24 jam. 

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Salama Picalouhata
Courtesy/ Humas Provinsi Maluku
Proses pemakaman salah satu personil Brimob Polda Maluku, Iptu Lourens Tenine terkonfirmasi positif Covid-19 di TPU HUnuth, Minggu (4/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Satgas Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku menyebut dua orang meninggal dunia akibat COVID-19 dalam kurun waktu 24 jam. 

Dua pasien Covid-19 meninggal dunia dihari yang sama dalam 24 jam.

Korban pertama adalah salah satu personel Brimob Polda Maluku, Iptu Lourens Tenine berusia 45 tahun.

Salah satu personil Brimob Polda Maluku atas nama Iptu Lourens Tenine meninggal setelah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Minggu (4/4/2021) pagi.
Salah satu personil Brimob Polda Maluku atas nama Iptu Lourens Tenine meninggal setelah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Minggu (4/4/2021) pagi. (Muh. Ridwan Tuasamu)

Komandan kompi itu menghembuskan nafas terakhir di RS Bhayangkara, setelah dilarikan ke sana, Minggu (4/4/2021), sekitar pukul 07.17 WIT.

Baca juga: Perwira Brimob Jadi Korban Ke-111 Corona Maluku, Sempat Sakit Setelah Disuntik Vaksin AstraZeneca

Baca juga: Kadinkes Maluku Sebut Danki Brimob Meninggal Terpapar Covid-19 dan Hipertensi, Bukan Usai Divaksin

Baca juga: Adonia Rerung Bantah Meninggalnya Anggota Brimob di Ambon Akibat Disuntik Vaksin AstraZeneca

Kemudian beberapa jam berikutnya, korban meninggal kedua diketahui adalah pasien laki-laki berinisial PA yang juga berasal dari Kota Ambon.

PA menghembuskan nafas terakhir RSUD dr. M. Haulussy setelah lima hari dirawat, Minggu (4/4/2021), sekitar pukul 16.20 WIT.

Waktu kematian keduanya hanya berbeda sembilan jam.

Keduanya meninggal dengan diagnosa  penyakit bawaan  (comorbid), yang mempercepat transmisi penularan Covid-19.

“Almarhum meninggal dengan penyakit bawan,” ujar Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Maluku, Kasrul Selang, Senin (5/4/2021).

Kedua jenazah dimakamkan di TPU khusus Covid-19 TPU Hunuth. Pemakamkan diawali dengan doa pelepasan oleh keluarga.

 “Semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan,” ucap Kasrul.

Tercatat, kasus konfirmasi virus corona dalam 24 jam terakhir bertambah sebanyak 2 pasien dari Kota Ambon. Sehingga, total kasus hingga saat ini mencapai 7375 kasus.

Sedangkan kasus tambahan kematian hari ini bertambah 2 kasus, membuat total kasus kematian Covid-19 di Maluku mencapai 112.  (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved