Ambon Hari Ini
Perwira Brimob Jadi Korban Ke-111 Corona Maluku, Sempat Sakit Setelah Disuntik Vaksin AstraZeneca
Sebelumnya almarhum santer dikabarkan meninggal karena sakit setelah disuntik vaksin jenis Astrazeneca.
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON,TRIBUNAMBON.COM – Salah satu personel Brimob Polda Maluku, Iptu Lourens Tenine terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal setelah dirawat di RS Bhayangkara, Minggu (4/4/2021).
Komandan Kompi itu meninggal hanya berselang enam menit setelah dilarikan ke RS Bhayangkara.
Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Maluku, Kasrul Selang, mengatakan, dia menjadi korban meninggal ke-111 di Maluku.
Satgas Penanganan Covid-19 Maluku, mengabarkan pasien ini meninggal dengan diagnosa penyakit bawaan (comorbid), yang mempercepat transmisi penularan Covid-19.
“Almarhum meninggal dengan penyakit bawan,” ujar Kasrul.
Dia melanjutkan, pemulasaran jenazah dilakukan di RSUD Haulussy. Hal ini dikarenakan ruangan jenazah RS Bayangkhara sedang dalam proses renovasi.
Jenazah kemudian dibawa menuju TPU khusus Covid-19 TPU Hunuth.
Pemakamkan diawali dengan doa pelepasan oleh keluarga.
Upacara dipimpin pendeta dari Jemaat GPM Teratai Kasih.
Adapun jajaran Brimob Polda Maluku turut melakukan penghormatan terakhir di depan Mako Brimob Polda Maluku dalam perjalanan menuju TPU Hunuth.
Baca juga: Personil Brimob Ambon Dimakamkan dengan Protokol Covid
Baca juga: Adonia Rerung Bantah Meninggalnya Anggota Brimob di Ambon Akibat Disuntik Vaksin AstraZeneca
Baca juga: Brimob di Ambon Meninggal Usai Divaksin, Roem Ohoirat: Belum Dapat Dipastikan Itu Penyebabnya
Jenazah dimakamkan di TPU Hunuth, dan disaksikan keluarga.
“Semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan,” ucap Kasrul.
Sebelumnya almarhum santer dikabarkan meninggal karena sakit setelah disuntik vaksin jenis Astrazeneca.
Kabar lain juga menyebutkan dia meninggal lantaran mengalami hipertensi.
Sebelum dilarikan ke rumah sakit, almarhum sempat mengeluhkan badannya meriang, mulutnya terasa pahit, termasuk dada dan bagian lututnya juga sakit usai divaksin.
Dia bahkan menanyakan apakah dada dan lututnya tersebut harus dipijat. Dia juga sempat mengeluh tak bisa berjalan usai divaksin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/meninggal-brimob-dikubur.jpg)