Breaking News:

Sekolah Tatap Muka

Punya Fasilitas Mumpuni, SMAN 3 Ambon Siap Sambut Sekolah Tatap Muka Juli Mendatang

Sangadji menyebut kesiapan pihaknya karena didukung oleh fasilitas dan sarana prasarana sekolah tersebut.

TribunAmbon.com/Dedy
AMBON: SMAN 3 Ambon, Jalan Pantai Rumah Tiga, Teluk Ambon, Kota Ambon Selasa (30/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – SMAN 3 Ambon siap menyambut sekolah tatap muka yang rencananya akan dimulai pada Juli mendatang.

Menanggapi rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI itu, Kepala SMAN 3 Ambon, Joi Sangadji mengaku sekolah yang dipimpinnya sangat siap melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka setelah setahun libur akibat pandemic covid-19 yang merebak di Kota Ambon Maret 2020 lalu.

Sangadji menyebut kesiapan pihaknya karena didukung oleh fasilitas dan sarana prasarana sekolah tersebut.

AMBON: Kepala SMAN 3 Ambon, Joi Sangadji, saat ditemui di Ruang Kepala Sekolah, Selasa (30/3/2021).
AMBON: Kepala SMAN 3 Ambon, Joi Sangadji, saat ditemui di Ruang Kepala Sekolah, Selasa (30/3/2021). (TribunAmbon.com/Dedy)

“Terkait rencana pembelajaran tatap muka oleh kementrian pendidikan, sekolah kami sangat siap,” ujarnya saat ditemui di gedung SMAN 3 Ambon, Jalan Pantai Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Selasa (30/3/2021) pagi.

Pembelajaran tatap muka rencananya dilakukan dengan sistem rotasi.

Sekitar 50 persen siswa akan masuk ke sekolah dan sisanya melakukan pembelajaran daring secara bergantian.

Pembelajaran di sekolah juga harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Menurut sangadji, sekolahnya siap karena memiliki sarana dan prasarana yang mumpuni untuk melakukan sekolah tatap muka Juli mendatang.

“Jika sekolah tatap muka jadi di Juli nanti, maka dengan fasilitas yang kami punya juga dengan jumlah siswa yang tidak terlalu banyak dan kelas yang cukup, saya rasa kami sangat siap,” ucap kepala sekolah yang baru menjabat selama satu bulan itu.

Kata dia, SMAN 3 Ambon memiliki setidaknya 30 tenaga yang akan mengajar pada 25 kelas dengan total jumlah siswa aktif sebanyak 675 siswa.

Dirasa aman untuk melaksanakan sistem pembelajaran tatap muka tersebut selama pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (*)

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz
Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved