Breaking News:

COVID19

671 ASN Pemprov Maluku Rapid Antigen, 13 Positif

Sebanyak 671 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, Senin (25/1/2021) mengikuti Rapid Antigen, 13 positif.

TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
ASN RAPID ANTIGEN- sebanyak 671 ASN dilingkup Pemprov Maluku mengikuti Rapid Antigen dihari ke-4 Senin (25/1/2021) di Kantor Gubernur Maluku, Jalan Sultan Hairun. 

AMBON,TRIBUNAMBON.COM – Sebanyak 671 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, Senin (25/1/2021) mengikuti Rapid Antigen.

Dari 671 ASN itu, 13 orang dinyatakan positif Covi

Baca juga: 1.047 ASN PEMPROV Maluku Rapid Antigen, 10 Terkonfirmasi Positif

d-19, sehingga harus segera melakukan swab PCR untuk memastikan mereka terpapar virus atau tidak.

13 orang  ini setelah mengikuti tes swab diminta untuk langsung melakukan isolasi mandiri di rumah-masing-masing sambal menunggu hasil tes tersebut keluar.

Dari 671 ASN yang mengikuti rapid antigen ini tersebar di tiga lokasi rapid, lokasi Kantor Gubernur sebanyak 348 orang, 10 orang positif.

Baca juga: 10 ASN Pemprov Maluku Positif Rapid Antigen, Pemkot Ambon Pilih Rapid Antibodi

Lokasi Dinas Ketahanan Pangan sebanyak 108 orang, semuanya negatif dan lokasi Dinas Kesehatan sebanyak 215 orang, tiga dinyatakan positif.

 dr. Adonia  Rerung Juru bicara Satgas Covid-19 Maluku mengatakan ke-671 orang ASN ini dari berbagai instansi di bawah lingkup Pemprov Maluku yang masih harus bekerja di kantor masing-masing.

Baca juga: Khawatir Februari Kasus Covid-19 Meningkat, ASN Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon Wajib Rapid Antigen

Berdasarkan surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Carnavian meminta seluruh kepala daerah untuk melakukan rapid antigen  terhadap seluruh ASN.

Selain itu juga pemberlakuan kerja dari rumah atau work from home bagi ASN dimulai dari 25 Januari hingga 28 Februari.

Baca juga: Rapid Antigen Perdana di Pemprov Maluku, dari 500 ASN, 5 Positif

Rapid Antigen ini akan terus dilakukan hingga seluruh ASN bisa diketahui hasil rapidnya negative atau positif.

Dari 3500 ASN di lingkup kantor Gubernur Maluku, hanya 1750 ASN yang masih harus bekerja dari kantor.

Editor: v
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved