Breaking News:

COVID19

Rapid Antigen Perdana di Pemprov Maluku, dari 500 ASN, 5 Positif

Rapid antigen yang digelar Pemerintah Provinsi Maluku,dari 500an Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup kantor ini ternyata lima diantarnya reaktif

TribunAmbon.com/Mesya Marasabessy
500an ASN di Pemprov Maluku dirapid antigen, Kamis (21/1/2021) 5 diantaranya reaktif. 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Rapid antigen yang digelar Pemerintah Provinsi Maluku, Kamis (21/1/2021) kepada 500an Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup kantor ini ternyata lima diantaranya positif atau reaktif.

Hasil ini kemudian dilanjutkan ke test swab PCR, kelima ASN ini kemudian diminta untuk beraktifitas hingga hasil swabnya diketahui.

Menurut Kasrul Selang, Ketua Satgas Penanggulangan Covid19 Maluku yang juga Setda Maluku, kelima ASN ini langsung di PCR dan sambil menunggu diminta untuk tidak beraktifitas hingga hasil PCR keluar.

Baca juga: Rp 58 Miliar Dana Covid-19 Maluku Sudah Tersalur, Gustu Akui Diaudit BPK

‘’Mereka sudah kami minta melakukan isolasi mandiri untuk menunggu PCR,’’ jelas Kasrul kepada TribunAmbon.com Jumat (22/1/2021).

Kasrul menyebutkan dari target awal 300 ASN melonjak jadi  500 ASN yang berhasil dirapid dan ternyata hanya lima yang reaktif artinya sangat kecil.

Namun target ini belum seluruhnya dari 1700an ASN yang wajib di rapid.

Upaya ini menurut Kasrul sengaja dilakukan di lingkup pemerintahan untuk mencegah meningkatnya kasus baru di Februari 2021 nanti.

‘’Kita cegah sebelum terjadi,’’ kata Kasrul singkat.

Baca juga: Wajib Rapid Test Antigen di Lingkup Kantor Gubernur Provinsi Maluku

Sebelumnya sesuai arahan Mendagri Tito Carnavian kepada seluruh kepala daerah untuk melakukan Rapid Test dan work from home kepada ASN di wilayah masing-masing.

Menyusul adanya kajian epidemiologi yang menyimpulkan kemungkinan adanya peningkatan kasus di Februari mendatang.

Editor: v
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved