Minyak Tanah Langka

Tiga Sebab Mitan Langka di Ambon, Ini Kata Marketing Pertamina

sejumlah distributor dari wilayah yang mengalami kelangkaan akan diundang ke DPRD untuk mengetahui lebih jauh sebab kelangkaan di tingkat distributor.

Editor: v
Tribun Ambon/henrikus_toatubun
ANTRE MINYAK - Puluhan warga Ambon antre mendapat jatah Minyak Tanah bersubsidi di Tanah Rata RT.001 / RW.008, sebelah timur Santika Hotel, Kecamayan Galunggung, Batu Merah, Sabtu (9/1/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Insany

AMBON,TRIBUNAMBON.COM - Kelangkaan minyak tanah ( mitan ) di sejumlah wilayah di Maluku akhirnya terjawab.

Marketing Operation Region VIII PT. Pertamina, Maluku Papua Lucky Heryanto  dalam rapat Bersama DPRD Maluku Selasa (19/1/2021) mengungkapkan sejumlah analisa penyebab terjadinya kelangkaan.

Menurut Lucky kelangkaan terjadi karena adanya panic buying isu penimbunan mitan oleh sejumlah penyalur.

Baca juga: Pertamina Minta Polisi Usut Kelangkaan Minyak Tanah di Ambon

Selain itu Pertamina juga mengakui adanya agen penyalur yang berhenti beroperasi dalam libur panjang akhir tahun  

‘’Ada juga  isu konversi atau pengallihan dari mitan ke gas elpiji, membuat masyarakat cukup kuatir,’’katanya.

Meskipun menurutnya konversi belum bisa dilakukan dalam waktu dekat ini.

Sementara menurut Turaya Samal, anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku, yang dihubungi TribunAmbon.com via telepon, Rabu (20/1/2021) mengatakan pihaknya akan melakukan on the spot atau mengecek langsung agen-agen penyalur mitan.

‘’Pada prinsipnya Pertamina mengaku stoknya ada dan tidak berkurang, tapi kenyataannya ada kelangkaan, setelah dihitung ternyata stok stabil,’’ kata Turaya.

Baca juga: Awal Januari 2021, Harga Minyak Tanah di Ambon Sentuh Rp 30 Ribu Per Jerigen

Tapi kenapa ada kelangkaan?, tanya Turaya, sehingga menurutnya perlu diperiksa langsung penyebab yang sudah disampaikan Pertamina dalam rapat yang digelar DPRD Selasa kemarin.

Turaya menyebutkan sejumlah distributor dari wilayah yang mengalami kelangkaan akan diundang ke DPRD untuk mengetahui lebih jauh sebab kelangkaan di tingkat distributor.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved