Breaking News:

Dua Warga Seram Bagian Barat Tewas Setelah Terlibat Cekcok, Dipicu Suara Bising Sepeda Motor

Dua warga Seram Bagian Barat, Maluku, tewas dalam insiden perkelahian gara-gara cekcok soal suara bising motor yang melintasi desanya.

TribunAmbon/Insany
Dua warga SBB tewas gara-gara cekcok suara bising motor 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Insany

TRIBUNAMBON.COM - Dua warga Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, tewas dalam insiden perkelahian gara-gara cekcok soal suara bising motor yang melintasi desanya. 

SL (23) warga Desa Eti dan YL (49) warga Desa Lumoli, Kabupaten SBB, tewas setelah sempat adu mulut mempersoalkan suara motor salah seorang warga Desa Lumoli yang melintas di Dusun Translok (Desa Eti).

Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Bayu Tarida Butar Butar menjelaskan, insiden mengenaskan ini dipicu oleh bunyi suara sepeda motor yang digas kencang-kencang atau dibleyer oleh seorang warga Lumoli yang melintas di Dusun Translok Senin malam, (12/10/2020). 

Baca juga: Ini Hasil Outopsi Jenazah Bocah yang Diduga Tewas Dianiaya Orang Tua Angkat di Ambon

Baca juga: Polisi Kejar Otak di Balik Bentrokan Aksi Demo Omnimbus Law di Unpatti Ambon

Karena merasa terganggu dengan bunyi sepeda motor yang dibleyer, SL (23) korban tewas dari dusun Translok menegur sang pengendara. 

Tidak terima dengan teguran yang lontarkan oleh korban, pengendara sepeda motor ini kembali lagi menuju Dusun Translok dan melakukan penikaman terhadap SL setelah sebelumnya sempat terjadi cek mulut. 

SL yang sempat dilarikan di Rumah Sakit pasca ditikam tidak terselamatkan nyawanya dan tewas di RSUD Piru. Sementara pelaku melarikan diri pulang ke Desa Lumoli. 

"Kronologinya  korban tegur salah seorang warga Lumoli yang melintas. Jadi saat (seorang warga Lumoli) melintas (di Dusun Translok) itu suara motornya agak keras. Ditegur sama korban warga Translok (SL).  Karena tidak terima, warga Lumoli yang bawa motor ini balik lagi lakukan penikaman, sempat terjadi adu argumen. Itu salah satu penyebabnya disamping pengaruh minuman keras,"jelasnya Rabu (14/10/2020). 

Pasca penikaman SL, sejumlah warga Desa Lumoli datangi Dusun Translok dan sempat terjadi bentrokan kecil antara warga Dusun Translok dan Desa Lumoli sehingga menyebabkan satu warga Lumoli inisial YL (49) tewas di lokasi.

Baca juga: Dukung Paslon Partai Lain, Ridwan Elis Dipecat dari PKS Maluku

Baca juga: DPRD Maluku Nyatakan Sikap Tolak Omnibus Law, Ketua DPRD Janji Teruskan Aspirasi Demo ke DPR RI

"Kita masih pendalaman saksi-saksi dan keterangan warga di lokasi, belum ada yang ditahan. Situasi di TKP sudah kondusif, aman terkendali," jelas Kapolres.

(*)

Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved