Wanita Hamil 9 Bulan Disebut Diusir dari Kampung Halaman Maluku Tengah, Pejabat Desa Beri Bantahan

Seorang perempuan yang tengah hamil sembilan bulan dipaksa keluar dari kampung halamannya

freepik
kehamilan ilustrasi 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com m, Fandy

TRIBUNAMBON.COM - Seorang perempuan yang tengah hamil sembilan bulan dipaksa keluar dari kampung halamannya oleh petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat.

Petugas gugus beralasan, pihaknya tidak lagi membuka karantina bagi pelaku perjalanan lantaran kehabisan anggaran.

Kejadian tersebut menimpa SRA yang adalah pelaku perjalanan dari Kota Ambon menuju Negeri Sepa, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah.

"Dia hendak ke kampung halamannya untuk melahirkan, tapi malah diusir," ungkap Siti, kerabat dekat SRA, Minggu siang (7/6/2020).

Dia menyesalkan aksi yang disebut pengusiran itu lantaran SRA telah mengantongi izin dari Gugus Tugas Provinsi Maluku untuk melakukan perjalanan ke Maluku Tengah

Selanjutnya, SRA juga telah melewati sejumlah protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan setibanya di ibu kota Maluku Tengah, Masohi.

"Dia juga diperbolehkan tim Gustu Maluku Tengah, untuk melanjutkan perjalanannya ke kampung halamannya itu," sesalnya.

Sementara itu, Pejabat desa Sepa, Asgar Amahoru membantah melakukan pengusiran, melainkan memindahkan SRA di lokasi karantina. 
Menurutnya, saat ini pihaknya sudah tidak melakukan karantina bagi pelaku perjalanan yang tiba di desa tersebut, karena kehabisan anggaran.

“Katong (Kami) di negeri sudah tidak membuka karantina karena terbentur anggaran. Anggaran yang kami punya sudah habis untuk karantina sekitar 80 orang yang datang beberapa waktu lalu itu."

"Selain itu, kami sebagai pemerintah negeri juga memiliki banyak tugas bukan cuman ngurusin kamong (kalian) yang datang ke sini.

"Apakah kalian nyampe di Sepa bisa menjamin tidak keluar rumah selama 14 hari. Jadi lebih baik tinggalkan kampung saja,” ungkap Amahoru.

(*)

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved