Buruh Bangunan dan Pedagang Asongan Berhasil Jadi Anggota DPRD Seram Bagian Barat, Ini Kisahnya
Rusli Sosal, buruh bangunan sekaligus pedagang asongan berhasil jadi anggota DPRD Seram Bagian Barat
“Bapak saya dulunya seorang modim sebelum beliau meninggal, kalau ibu saya hanya petani biasa dan sudah tua jadi tidak bisa menanggung lagi biaya sekolah saya,”ujarnya.
Menurut Rusli saat berada di Masohi, dia memilih bekerja pertama kali sebagai pelayan di rumah makan Surabaya sambil bersekolah di sebuah SMA di Masohi.
Dia mengaku beruntung karena pemilik rumah makan mau menampungnya untuk tinggal di rumah makan tersebut.
Dari hasil kerjanya sebagai pelayan rumah makan itu pun dia dapat membiayai sekolah dan sebagian lagi ditabung untuk dikirim kepada ibunya di kampung halaman.
“Awalnya saya sekolah di SMA Pertanian Negeri Masohi di Makariki. Namun karena konflik tahun 1999, saya lalu pinda ke SMA Mathlaur Anwar, selanjutnya pindah lagi ke SMEA Negeri Masohi hingga lulus,”ujarnya.
Pada tahun 2000, Kota Masohi ikut dilanda konflik kemanusiaan hingga memaksa rumah makan tempatnya bekerja harus tutup.
Karena tidak punya biaya untuk sekolah Rusli akhirnya memilih menjadi pedagang asongan untuk membayar biaya sekolah.
“Selama lima bulan saya menjadi pedagang asongan untuk tetap bersekolah, saya berjualan di pasar kaget, lumayan bisa untuk bayar biaya sekolah,”katanya.
• Prediksi Nama-nama Menteri Kabinet Jokowi: PDIP Terbanyak, Menteri Muda dan Menteri Lama Bertahan
Dua kali masuk penjara
Perjalanan hidup Rusli memang teramat berat, saat dia sedang berjuang untuk menamatkan pendidikannya di sekolah, sebuah musibah yang tidak pernah diharapkannya tiba-tiba menimpanya.
Rusli yang saat itu duduk di bangku kelas 2 harus ditangkap polisi dan dipenjarakan selama tiga bulan lamanya atas tuduhan terlibat aksi tawuran dengan sejumlah pemuda di Pasar Masohi.
Dia mengaku saat itu dia tidak bisa membela diri dan hanya pasrah dengan kondisi yang dialaminya itu.
“Saya dipenjara selama tiga bulan di Polres saat itu,” ujarnya.
Baca juga: Jadi Anggota DPRD, Caleg yang Pernah Ingin Jual Ginjal Bagi-bagi Hadiah Umroh
Setelah menjalani hukuman di Polres Maluku Tengah, Rusli akhirnya kembali bersekolah dan memilih menjadi pengayuh becak di Kota Masohi sambil sesekali mengikuti para nelayan melaut.