Kamis, 7 Mei 2026

Maluku Hari ini

Tekan Angka Kecelakaan, Polisi Gencar Edukasi Tukang Ojek di Ambon

Operasi Keselamatan Salawaku 2026, jajaran Polda Maluku turun langsung ke masyarakat untuk memberikan pemahaman pentingnya tertib berlalu lintas.

Tayang:
TribunAmbon.com/Humas Polda Maluku
EDUKASI LALU LINTAS - Satgas Preemtif Ops Keselamatan Salawaku mengedukasi para tukang ojek di Pangkalan Ojek Batu Meja, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (13/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Operasi Keselamatan Salawaku Tahun 2026, jajaran Polda Maluku turun langsung ke masyarakat untuk memberikan pemahaman pentingnya tertib berlalu lintas.
  • Anggota Satgas Preemtif Ops Keselamatan Salawaku, Ipda Fadli, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya pencegahan kecelakaan yang kerap merugikan masyarakat.
  • Ipda Fadli keselamatan di jalan tidak hanya menjadi tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas terus digencarkan kepolisian melalui pendekatan edukatif dan humanis. 

Dalam rangka Operasi Keselamatan Salawaku Tahun 2026, jajaran Polda Maluku turun langsung ke masyarakat untuk memberikan pemahaman pentingnya tertib berlalu lintas.

Baca juga: ‎Dugaan Korupsi Bansos, Waka DPRD Arman Mualo: Jika Legislator Langgar Hukum Harus Diproses Hukum

Baca juga: ‎Jelang Ramadan, Harga Cabai Melandai di Masohi Rp 35 Ribu per Kilo 

Edukasi keselamatan berkendara kali ini menyasar sejumlah pangkalan ojek di Kota Ambon, dengan metode yang sederhana namun tepat sasaran. 

Mulai dari pembagian brosur, stiker berisi pesan keselamatan, hingga sosialisasi tatap muka langsung dengan para pengendara.

Anggota Satgas Preemtif Ops Keselamatan Salawaku, Ipda Fadli, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya pencegahan kecelakaan yang kerap merugikan masyarakat.

“Kegiatan yang kami lakukan mulai dari pembagian stiker berisi imbauan terkait keselamatan dalam berkendara,” kata Ipda Fadli, Jumat (13/2/2026).

Ia menjelaskan, stiker edukasi tersebut memuat pesan-pesan keselamatan yang dirancang singkat, mudah dipahami, dan mudah diingat oleh pengguna jalan. 

Pendekatan ini dinilai efektif karena pesan keselamatan dapat terus terbaca setiap kali pengendara melintas di jalan raya.

Menurutnya, pengendara angkutan umum dan ojek menjadi prioritas edukasi, mengingat sebagian besar kecelakaan lalu lintas masih dipicu oleh pelanggaran dasar.

“Berdasarkan data dan evaluasi yang kami miliki, kecelakaan lalu lintas umumnya terjadi akibat pelanggaran, seperti tidak menggunakan helm, melanggar rambu lalu lintas, serta berkendara tidak sesuai aturan. Karena itu, kami mengedepankan pencegahan melalui edukasi,” jelasnya.

Ipda Fadli menambahkan, kepatuhan dan kedisiplinan berlalu lintas merupakan kunci utama dalam meminimalisir risiko kecelakaan. 

Menurutnya, keselamatan di jalan tidak hanya menjadi tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan.

“Kalau pengendara patuh dan disiplin, risiko kecelakaan bisa ditekan. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Selain edukasi, petugas juga mengingatkan masyarakat bahwa Polri menyediakan layanan darurat 24 jam melalui nomor 110 bagi pengguna jalan yang mengalami kecelakaan atau membutuhkan bantuan.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved