Maluku Hari ini
Kebakaran Lahan Terjadi di Hutan Tanjung Sombayang Desa Haria, Api Padam Setelah Lima Jam
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di sekitar lokasi kejadian, Dimana Api mulai terlihat sekitar pukul 17.45 WIT
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Kebakaran lahan terjadi di Hutan Tanjung Sombayang, Saparua, Minggu (18/1/2026) sore.
- Api dipadamkan warga secara manual selama sekitar lima jam tanpa bantuan armada damkar..
- Tidak ada korban jiwa, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi.
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Kebakaran lahan terjadi di kawasan Hutan Tanjung Sombayang, Dusun Haria Perat, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (18/1/2026) sore.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Dimana Api mulai terlihat sekitar pukul 17.45 WIT dan terus membesar hingga malam hari.
Baca juga: Ibadah Minggu di Kariu, Gubernur Maluku Tinjau Tenda Pengungsian dan Janjikan Solusi
Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Bapenda Bursel, Soroti Dua Surat Perintah Bupati
Menurut keterangan warga Negeri Haria, Ateng Souisa (43) mengatakan kobaran api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.45 WIT setelah warga setempat melakukan upaya pemadaman secara manual dengan alat seadanya.
“Kebakaran terjadi sekitar jam lima sore lewat. Api baru padam malam hari setelah masyarakat berusaha memadamkan bersama-sama,” ujarnya.
Upaya pemadaman dilakukan tanpa bantuan armada pemadam kebakaran maupun mobil tangki air, mengingat lokasi kebakaran berada cukup jauh dari permukiman warga dan tidak tersedia sumber air di sekitar area hutan.
Kapolsek Saparua, AKP Semmi J. Leimena, membenarkan terjadinya kebakaran lahan tersebut.
Semmi menyebutkan lokasi kebakaran tidak berada dekat dengan permukiman sehingga tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap rumah warga.
“Iya benar, telah terjadi kebakaran hutan. Lokasinya jauh dari pemukiman masyarakat. Untuk sementara kami belum bisa memastikan penyebabnya karena masih mengumpulkan keterangan dari masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin (19/1/2026).
Ia menambahkan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya berkat bantuan masyarakat meski dengan keterbatasan peralatan.
“Untuk sekarang api sudah padam. Masyarakat memadamkan api dengan alat seadanya secara manual karena di lokasi tidak terdapat sumber air,” tambahnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, area hutan yang terbakar kini tampak gersang dan tandus.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
| BPS Ungkap Arus Migrasi di Maluku, Ambon Jadi Magnet Pendatang tapi Banyak Warga Keluar |
|
|---|
| Idul Adha 2026, TP PKK Maluku Salurkan Kurban untuk Warga dan Panti Asuhan |
|
|---|
| Kasus Dugaan Korupsi Rp41 Miliar di PT Bipolo Gidin, Kejati Maluku Masih Tunggu Audit BPK |
|
|---|
| Polda Maluku Limpahkan Berkas Tahap 1 Dugaan Korupsi Proyek Jalan Danar–Tetoat ke Kejati |
|
|---|
| Terlibat Kasus Tambang, Dua Anak Mantan Bupati SBB Mendekam di Jeruji Besi Polda Metro Jaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Kebakaran-hutan-haria.jpg)