Sabtu, 25 April 2026

Maluku Hari ini

Kebakaran Lahan Terjadi di Hutan Tanjung Sombayang Desa Haria, Api Padam Setelah Lima Jam

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di sekitar lokasi kejadian, Dimana Api mulai terlihat sekitar pukul 17.45 WIT

Penulis: Novanda Halirat | Editor: Ode Alfin Risanto
Istimewa/Istimewa
KEBAKARAN- Tampak kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Hutan Tanjung Sombayang, Desa Haria Perat, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (18/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran lahan terjadi di Hutan Tanjung Sombayang, Saparua, Minggu (18/1/2026) sore.
  • Api dipadamkan warga secara manual selama sekitar lima jam tanpa bantuan armada damkar..
  • Tidak ada korban jiwa, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi.

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Kebakaran lahan terjadi di kawasan Hutan Tanjung Sombayang, Dusun Haria Perat, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (18/1/2026) sore.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di sekitar lokasi kejadian. 

Dimana Api mulai terlihat sekitar pukul 17.45 WIT dan terus membesar hingga malam hari.

Baca juga: Ibadah Minggu di Kariu, Gubernur Maluku Tinjau Tenda Pengungsian dan Janjikan Solusi

Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Bapenda Bursel, Soroti Dua Surat Perintah Bupati

Menurut keterangan warga Negeri Haria, Ateng Souisa (43) mengatakan kobaran api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.45 WIT setelah warga setempat melakukan upaya pemadaman secara manual dengan alat seadanya.

“Kebakaran terjadi sekitar jam lima sore lewat. Api baru padam malam hari setelah masyarakat berusaha memadamkan bersama-sama,” ujarnya.

Upaya pemadaman dilakukan tanpa bantuan armada pemadam kebakaran maupun mobil tangki air, mengingat lokasi kebakaran berada cukup jauh dari permukiman warga dan tidak tersedia sumber air di sekitar area hutan.

Kapolsek Saparua, AKP Semmi J. Leimena, membenarkan terjadinya kebakaran lahan tersebut. 

Semmi menyebutkan lokasi kebakaran tidak berada dekat dengan permukiman sehingga tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap rumah warga.

“Iya benar, telah terjadi kebakaran hutan. Lokasinya jauh dari pemukiman masyarakat. Untuk sementara kami belum bisa memastikan penyebabnya karena masih mengumpulkan keterangan dari masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin (19/1/2026).

Ia menambahkan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya berkat bantuan masyarakat meski dengan keterbatasan peralatan.

“Untuk sekarang api sudah padam. Masyarakat memadamkan api dengan alat seadanya secara manual karena di lokasi tidak terdapat sumber air,” tambahnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

Namun, area hutan yang terbakar kini tampak gersang dan tandus.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. 

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved