Maluku Hari ini
Seruan Pesan Damai dari SLB Pelita Kasih Ambon, Mahasiswa Evav: Jaga Nadi Larvul Ngabal
para mahasiswa membagikan kado Natal kepada para siswa, menegaskan bahwa esensi Natal adalah tentang memberi dan merangkul sesama..
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Di tengah hiruk-pikuk persiapan menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sebuah aksi sarat makna dilakukan oleh Persatuan Mahasiswa Evav (PERMAVA).
Bukan di gedung mewah, kelompok mahasiswa asal Maluku Tenggara ini memilih SLB Pelita Kasih, Kota Ambon, sebagai panggung untuk mendeklarasikan komitmen perdamaian bagi tanah kelahiran mereka, Selasa (16/12/2025).
Acara yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PERMAVA, David D. Angelo Koanyanan, bersama Ketua Panitia, Orlando Farneyanan, ini berlangsung khidmat sekaligus haru.
Baca juga: Abaikan Safety, Sirkuit Road Race Aru Makan Korban: Pembalap Ojan Tuasikal Kritis di ICU
Baca juga: Tradisi Santa Claus di Ambon Tercoreng, Pria Gaun Pengantin dan Kaos Tak Senonoh Tuai Kecaman
Suasana pecah saat siswa-siswi SLB Pelita Kasih menunjukkan bakat mereka.
Penampilan ini membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk menyebarkan sukacita Natal.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, para mahasiswa membagikan kado Natal kepada para siswa, menegaskan bahwa esensi Natal adalah tentang memberi dan merangkul sesama.
Namun, kegiatan ini lebih dari sekadar perayaan seremonial.
Permava menggunakan momentum ini untuk mengeluarkan "Seruan Pesan Damai Natal untuk Bumi Larvul Ngabal".
Ketua Umum Permava, David D. Angelo Koanyanan, menginstruksikan seluruh mahasiswa Evav untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan.
"Di momen Natal ini, Permava menyerukan agar kita semua, sebagai anak-anak adat dari Bumi Larvul Ngabal, menjauhi segala bentuk provokasi, hoax, miras, dan tindakan anarkis," tegas Koanyanan.
Ia juga secara terbuka menyatakan dukungan penuh kepada aparat kepolisian dalam menjaga ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Maluku Tenggara.
David menekankan bahwa identitas sebagai anak adat harus dibuktikan dengan ketaatan pada hukum dan pelestarian nilai luhur.
"Kita wajib bergandengan tangan dengan Polres Maluku Tenggara. Tunjukkan bahwa semboyan 'Ain ni Ain' (Satu untuk Semua) bukan sekadar slogan, melainkan cerminan hati yang damai dan menghargai hukum," tambahnya.
Bagi Permava, Natal 2025 adalah titik balik.
| Diskominfo Maluku Paparkan Progres Lawamena Satu Data dalam Media Briefing |
|
|---|
| Sidang Korupsi Berujung Diskusi, Petrus Fatlolon Jadi Narasumber Bagi Mahasiswa |
|
|---|
| Korupsi Dana Hibah Gereja di KKT Rp1 Miliar, Dua Terdakwa Dituntut 5 Tahun Penjara |
|
|---|
| Desak Usut Tuntas Sianida Ilegal, Ini 5 Tuntutan Tegas Konsorsium Masyarakat ke DPRD Maluku |
|
|---|
| Aksi Ketiga Konsorsium Masyarakat, DPRD Maluku Diminta Bongkar Tuntas Dugaan Sianida Ilegal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Lavur-eg.jpg)