Sabtu, 9 Mei 2026

Maluku Hari ini

Seruan Pesan Damai dari SLB Pelita Kasih Ambon, Mahasiswa Evav: Jaga Nadi Larvul Ngabal

para mahasiswa membagikan kado Natal kepada para siswa, menegaskan bahwa esensi Natal adalah tentang memberi dan merangkul sesama..

Tayang:
Istimewa/Sumber: Given
NATAL PERMAVA - Angelo Koanyanan bersama Pengurus PERMAVA saat menyerukan pesan Damai Nataru untuk Maluku Tenggara, di SLB Pelita Kasih, Kota Ambon, Selasa (16/12/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Di tengah hiruk-pikuk persiapan menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sebuah aksi sarat makna dilakukan oleh Persatuan Mahasiswa Evav (PERMAVA). 

Bukan di gedung mewah, kelompok mahasiswa asal Maluku Tenggara ini memilih SLB Pelita Kasih, Kota Ambon, sebagai panggung untuk mendeklarasikan komitmen perdamaian bagi tanah kelahiran mereka, Selasa (16/12/2025).

Acara yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PERMAVA, David D. Angelo Koanyanan, bersama Ketua Panitia, Orlando Farneyanan, ini berlangsung khidmat sekaligus haru. 

Baca juga: Abaikan Safety, Sirkuit Road Race Aru Makan Korban: Pembalap Ojan Tuasikal Kritis di ICU

Baca juga: Tradisi Santa Claus di Ambon Tercoreng, Pria Gaun Pengantin dan Kaos Tak Senonoh Tuai Kecaman

Suasana pecah saat siswa-siswi SLB Pelita Kasih menunjukkan bakat mereka.

Penampilan ini membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk menyebarkan sukacita Natal.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, para mahasiswa membagikan kado Natal kepada para siswa, menegaskan bahwa esensi Natal adalah tentang memberi dan merangkul sesama.

Namun, kegiatan ini lebih dari sekadar perayaan seremonial. 

Permava menggunakan momentum ini untuk mengeluarkan "Seruan Pesan Damai Natal untuk Bumi Larvul Ngabal".

Ketua Umum Permava, David D. Angelo Koanyanan, menginstruksikan seluruh mahasiswa Evav untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan.

"Di momen Natal ini, Permava menyerukan agar kita semua, sebagai anak-anak adat dari Bumi Larvul Ngabal, menjauhi segala bentuk provokasi, hoax, miras, dan tindakan anarkis," tegas Koanyanan.

Ia juga secara terbuka menyatakan dukungan penuh kepada aparat kepolisian dalam menjaga ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Maluku Tenggara. 

David menekankan bahwa identitas sebagai anak adat harus dibuktikan dengan ketaatan pada hukum dan pelestarian nilai luhur.

"Kita wajib bergandengan tangan dengan Polres Maluku Tenggara. Tunjukkan bahwa semboyan 'Ain ni Ain' (Satu untuk Semua) bukan sekadar slogan, melainkan cerminan hati yang damai dan menghargai hukum," tambahnya.

Bagi Permava, Natal 2025 adalah titik balik. 

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved