Minggu, 26 April 2026

SBT Hari Ini

Mulai Besok, Pasokan Listrik PLN Effa Watubela SBT Beroperasi 24 Jam

Mulai 18 Desember 2025, pasokan listrik dari PLN Effa Watubela Kabupaten SBT, Provinsi Maluku diaktifkan selama 24 jam.

Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
Ist
Ilustrasi listrik 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Mulai 18 Desember 2025, pasokan listrik dari PLN Effa Watubela Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) diaktifkan selama 24 jam, setelah sebelumnya hanya beroperasi 12 jam.

Pengaktifan listrik 24 jam ini merupakan hasil koordinasi antara manajemen PLN dengan Bupati Fachri Husni Alkatiri dan Sekretaris Daerah, yang telah dilakukan sebelumnya.

Ketua Fraksi PKB DPRD SBT, Rudy Wajo, menyambut baik langkah tersebut dan menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh pengaktifan listrik 24 jam sebagai bagian dari tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.

“Pengaktifan PLN 24 jam di Pulau Watubela adalah kabar baik bagi masyarakat. Ini menjadi kebutuhan dasar yang harus dijaga keberlanjutannya,” ujar Rudy.

Baca juga: DPRD Buru Sahkan KUA–PPAS 2026, Pendapatan Daerah Capai  Rp. 709,08 Miliar

Baca juga: Aliansi Paguyuban Ambalau Desak Usut Tuntas Pelaku Penikaman Hawa Bahta

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Pulau Watubela untuk ikut berperan aktif menjaga kelancaran operasional listrik, salah satunya dengan membantu pihak PLN membersihkan dan memangkas pohon yang berada di sekitar jaringan listrik.

“Kami minta dukungan masyarakat untuk mengizinkan penebangan atau pemangkasan pohon di sekitar jaringan PLN dengan jarak right of way (ROW) kurang lebih tiga meter, agar pasokan listrik 24 jam berjalan aman dan lancar,” tegasnya.

Kata dia, perwakilan PLN UP3 Masohi, YB Wawan Dwi P, meminta agar partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan demi menjaga kontinuitas pasokan listrik.

Menurutnya, pengaktifan listrik 24 jam tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai program pemerintah, termasuk Program Kampung Nelayan di wilayah kepulauan.

“Menyala 24 jam ini diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi, pendidikan, dan perikanan masyarakat Pulau Watubela,” tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved