SBT Hari Ini
Mulai Besok, Pasokan Listrik PLN Effa Watubela SBT Beroperasi 24 Jam
Mulai 18 Desember 2025, pasokan listrik dari PLN Effa Watubela Kabupaten SBT, Provinsi Maluku diaktifkan selama 24 jam.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Mulai 18 Desember 2025, pasokan listrik dari PLN Effa Watubela Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) diaktifkan selama 24 jam, setelah sebelumnya hanya beroperasi 12 jam.
Pengaktifan listrik 24 jam ini merupakan hasil koordinasi antara manajemen PLN dengan Bupati Fachri Husni Alkatiri dan Sekretaris Daerah, yang telah dilakukan sebelumnya.
Ketua Fraksi PKB DPRD SBT, Rudy Wajo, menyambut baik langkah tersebut dan menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh pengaktifan listrik 24 jam sebagai bagian dari tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.
“Pengaktifan PLN 24 jam di Pulau Watubela adalah kabar baik bagi masyarakat. Ini menjadi kebutuhan dasar yang harus dijaga keberlanjutannya,” ujar Rudy.
Baca juga: DPRD Buru Sahkan KUA–PPAS 2026, Pendapatan Daerah Capai Rp. 709,08 Miliar
Baca juga: Aliansi Paguyuban Ambalau Desak Usut Tuntas Pelaku Penikaman Hawa Bahta
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Pulau Watubela untuk ikut berperan aktif menjaga kelancaran operasional listrik, salah satunya dengan membantu pihak PLN membersihkan dan memangkas pohon yang berada di sekitar jaringan listrik.
“Kami minta dukungan masyarakat untuk mengizinkan penebangan atau pemangkasan pohon di sekitar jaringan PLN dengan jarak right of way (ROW) kurang lebih tiga meter, agar pasokan listrik 24 jam berjalan aman dan lancar,” tegasnya.
Kata dia, perwakilan PLN UP3 Masohi, YB Wawan Dwi P, meminta agar partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan demi menjaga kontinuitas pasokan listrik.
Menurutnya, pengaktifan listrik 24 jam tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai program pemerintah, termasuk Program Kampung Nelayan di wilayah kepulauan.
“Menyala 24 jam ini diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi, pendidikan, dan perikanan masyarakat Pulau Watubela,” tutupnya.(*)
| Kasus DD dan ADD Negeri Geser Belum Tersentuh, Inspektorat SBT Tunggu Laporan Resmi |
|
|---|
| TPA Nama Timur di SBT Masih Open Dumping, DLH Akui Terkendala Alat Berat |
|
|---|
| Volume Sampah di TPA Terus Bertambah, DLH SBT Dorong Bank Sampah dan TPS 3R |
|
|---|
| Sampah di Kota Bula Masih Menumpuk, DLH SBT Akui Kekurangan Armada Pengangkut |
|
|---|
| 198 Desa di SBT Belum Terima Dana Desa Tahap I, Warga Mulai Khawatir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Isi-token-listrik-2025.jpg)