Sabtu, 25 April 2026

Banda Heritage Festival

Kapolda Maluku Perintahkan Pengamanan Banda Heritage, Festival Berstandar Tinggi dan Humanis

Banda Heritage Festival 2025, yang mengusung tema “Napas Budaya, Jejak Sejarah, Pesona Alam”, akan berlangsung mulai 26 hingga 29 November 2025. 

POLDA MALUKU
BANDA HERITAGE - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dadang Hartanto memimpin rapat kesiapan pengamanan Banda Heritage Festival 2025, Jumat (21/11/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Menjelang perhelatan akbar Banda Heritage Festival (BHF) 2025 di Banda Neira, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dadang Hartanto memimpin rapat kesiapan pengamanan secara intensif. 

Kapolda menegaskan bahwa festival berskala nasional yang akan dihadiri wisatawan domestik, mancanegara, hingga sejumlah menteri ini adalah etalase profesionalisme Polda Maluku yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Rapat koordinasi teknis yang digelar pada Jumat (21/11/2025) pukul 09.00 WIT di Ruang Rapat Lantai II Polda Maluku ini dihadiri Wakapolda, Pejabat Utama, serta jajaran kewilayahan yang terhubung secara virtual, termasuk Wakapolres Maluku Tengah dan Kapolsek Banda.

Banda Heritage Festival 2025, yang mengusung tema “Napas Budaya, Jejak Sejarah, Pesona Alam”, akan berlangsung mulai 26 hingga 29 November 2025. 

Mengingat konsentrasi massa yang besar dan kehadiran tamu penting, Kapolda Irjen Pol. Prof. Dadang Hartanto menuntut standar pengamanan yang detail, matang, dan terkoordinasi.

"Ini adalah event yang mengangkat nama Maluku sekaligus menjadi etalase profesionalisme Polda Maluku. Kita harus tampil sungguh-sungguh, disiplin, dan berstandar tinggi,” tegas Kapolda dalam arahannya.

Baca juga: Kapolda Maluku Tegaskan Seleksi SIP, Sespimma SPPK 2026 Bersih dan Gratis

Baca juga: Ratusan Warga dan TNI-Polri Gotong Royong Bersihkan Istana Mini Jelang Banda Heritage Festival 2025

Kapolda menekankan, meskipun Maluku kerap dianggap jauh dari pusat pemerintahan, hal tersebut sama sekali tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan kepolisian.

Tidak hanya soal kesiapan teknis, Kapolda juga menyoroti aspek pelayanan publik. 

Ia meminta setiap personel menjalankan tugas dengan sikap humanis dan komunikatif. 

Menurutnya, keberhasilan pengamanan tidak hanya diukur dari ketiadaan gangguan, tetapi dari pengalaman positif yang dirasakan oleh masyarakat dan tamu undangan.

“Pengamanan itu tidak hanya soal menjaga, tetapi juga memberi rasa nyaman. Sikap ramah dan pendekatan emosional yang baik harus berjalan seiring dengan profesionalisme,” ujarnya.

Pengamanan tamu VVIP juga menjadi fokus utama.

Kapolda memerintahkan agar pengaturan Walpri (Pengawal Pribadi) dan Patwal (Patroli dan Pengawalan) bagi pejabat setingkat menteri harus dilaksanakan sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur).

Setiap pejabat wajib mendapatkan pengamanan resmi guna memastikan seluruh aktivitas berada dalam kendali Polda Maluku.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved