Jumat, 24 April 2026

Maluku Hari ini

OKP Katolik Tinjau Seminari Xaverianum, ISKA-PK: Terima Kasih Pemerintah

Kehadiran OKP ISKA PK ini untuk melihat langsung kondisi sarana itu, yang oleh sebagian kalangan katanya bermasalah.

|
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Istimewa
Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Katolik Keuskupan Amboina meninjau langsung Pekerjaan Pembangunan Seminari dan Aula Xaverianun di Desa Air Louw, Sabtu (20/9/2025). 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Katolik Keuskupan Amboina meninjau langsung Pekerjaan Pembangunan Seminari dan Aula Xaverianun di Desa Air Louw, Sabtu (20/9/2025).

Kehadiran OKP yang terdiri dari Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Maluku dan Pemuda Katolik Maluku ini untuk melihat langsung kondisi sarana itu, yang oleh sebagian kalangan katanya bermasalah.

“Intinya kami memberi apresiasi dan Terima kasih kepada pemerintah atas pembangunan dua gedung dan sarana prasarana yang ada,” terang Sekretaris ISKA Maluku, Yoserisel Dirwot Wokanubun.

Ikut hadir Korwil Pemuda Katolik Maluku-Maluku Utara, Jeremias Sery, Ketua Pemuda Katolik Maluku, Denis Oratmangun dan Ketua Pemuda Katolik Kota Ambon, Lukas Batmomolin serta Ketua ISKA Kota Ambon, Mathias Watunglawar.

Wokanubun menyebut saat meninjau langsung, ia mengaku bangga ada dua bangunan yang megah dan representatif bagi pengembangan umat khususnya para calon imam (pastor).

“Ini bukti nyata dari pemerintah lewat Balai Cipta Karya kepada kita. Dan karena itu kami berterima kasih kepada pemerintah dan perusahaan pelaksana pembangunan,” katanya.

Baca juga: Jumat Berkah, Kapolsek Namlea Bagikan 35 Karung Beras tuk Para Janda

Baca juga: Hari Pelanggan Nasional PLN UIW MMU, Lewerissa Tekad Terangi Seluruh Keluarga di Maluku

Meski belum semua sarana yang ada belum terpenuhi sesuai kebutuhan, tapi kehadiran bangunan yang representasi, pihaknya berterima kasih.

Sementara Korwil PK Maluku-Malut, Jermias Sery menegaskan hal yang sama.

“Kita berterima kasih kepada pemerintah dan kontraktor pelaksana. Kami lihat pekerjaan sangat representatif,” katanya.

Terkait dengan polemik yang terjadi di tengah masyarakat, lebih menyerahkan sepenuhnya kepada Lembaga yang berkompeten seperti inspektorat dan lainnya.

“Untuk masalah itu, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak yang berkompeten. Apa kata pemerintah, itu sikap kita,” katanya.

Karena, kata dia, sebagai OKP pihaknya tidak memiliki kompetensi dalam melakukan pendalaman menyangkut masalah itu. 

“Apalagi sampai pemeriksaan,” katanya.

“Kita bukan lembaga pemeriksa. Pekerjaan sudah selesai, ada bangunan representatif. Kalau ada masalah, jangan orang luar (Katolik), kami sendiri yang akan bergerak,” tegasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved