Maluku Terkini
Situasi di SBB Mulai Kondusif: Ratusan Aparat Disiagakan Usai Ketegangan dan Pembakaran Mobil Polisi
Aparat gabungan Polri dan TNI masih disiagakan di lokasi untuk memastikan kondisi tetap aman sekaligus mencegah terjadinya bentrokan susulan.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Situasi keamanan di Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), berangsur kondusif setelah sempat terjadi ketegangan yang melibatkan warga dari kedua dusun.
- Inside sempat diwarnai ketegangan antarwarga yang berujung pada pembakaran kendaraan dinas milik kepolisian.
- Aparat gabungan Polri dan TNI masih disiagakan di lokasi untuk memastikan kondisi tetap aman sekaligus mencegah terjadinya bentrokan susulan di tengah masyarakat.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Situasi keamanan di Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), berangsur kondusif setelah sempat terjadi ketegangan yang melibatkan warga dari kedua dusun.
Inside sempat diwarnai ketegangan antarwarga yang berujung pada pembakaran kendaraan dinas milik kepolisian.
Aparat gabungan Polri dan TNI masih disiagakan di lokasi untuk memastikan kondisi tetap aman sekaligus mencegah terjadinya bentrokan susulan di tengah masyarakat.
Polda Maluku memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat saat ini telah terkendali.
Massa dari kedua dusun yang sebelumnya terkonsentrasi di sejumlah titik telah membubarkan diri dan kembali ke wilayah masing-masing.
Untuk menjaga stabilitas keamanan, Kapolres Seram Bagian Barat mengerahkan sebanyak 115 personel gabungan yang terdiri dari anggota Polres SBB, Polsek Huamual, Koramil, Pos Pengamanan Laala, serta personel Brimob.
Personel Brimob Kompi II Batalyon B Pelopor yang dipimpin IPDA Hasbullah juga masih berada di kawasan tersebut guna memperkuat pengamanan dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Baca juga: Dugaan Pelecehan dan Penganiayaan Picu Ketegangan Warga di Kecamatan Hualmual - SBB
Baca juga: Ratusan Orang Hadiri Colour Fun Walk oleh Zest Hotel Ambon, Dorong Gaya Hidup Sehat
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, mengatakan selain melakukan pengamanan, aparat juga terus membangun komunikasi dengan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah setempat guna menjaga suasana tetap kondusif.
Menurutnya, upaya rekonsiliasi sosial menjadi salah satu langkah penting untuk meredam ketegangan yang sempat terjadi antara warga kedua dusun.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta menjaga persaudaraan. Penyelesaian setiap persoalan harus dilakukan melalui mekanisme hukum dan musyawarah, bukan dengan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan," kata Rositah.
Sebelumnya, situasi di wilayah tersebut sempat memanas setelah ratusan warga bergerak menuju Dusun Olas pada Sabtu (6/6/2026).
Aparat keamanan yang berupaya mencegah bentrokan terbuka antara kedua kelompok masyarakat harus melakukan pengendalian massa untuk menghindari eskalasi konflik yang lebih luas.
Dalam situasi tersebut, massa melakukan pembakaran terhadap satu unit kendaraan dinas operasional Bag Ops Polres Seram Bagian Barat dan satu unit sepeda motor operasional Bhabinkamtibmas.
Meski sempat terjadi ketegangan, aparat gabungan berhasil menguasai keadaan dan mencegah bentrokan besar yang berpotensi menimbulkan korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar.
| Dugaan Pelecehan dan Penganiayaan Picu Ketegangan Warga di Kecamatan Hualmual - SBB |
|
|---|
| Mobil Polisi Terbakar saat Aparat Cegah Bentrok Antar Warga di Kabupaten SBB Maluku |
|
|---|
| Owner Tanjung Tetulain Korban Rumah Terbakar di Negeri Hitu Minta Polisi Tangkap Pelaku |
|
|---|
| BPK Maluku Berikan Opini WDP atas Laporan Keuangan Pemda SBB, Bursel, Aru, dan KKT |
|
|---|
| Nilai Tukar Petani di Maluku Masih Terendah di Indonesia, Penurunan Rata-rata Mei 2026 0,83 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Bentrok-olas.jpg)