Maluku Terkini
Terungkap Modus TPPO: Remaja Diiming-imingi Kerja, Dipaksa Jadi LC Karaoke di Namlea
Tiga anak di bawah umur diduga menjadi korban perekrutan kerja ilegal dengan modus iming-iming gaji besar.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Mesya Marasabessy
Ia diketahui telah lebih dulu diberangkatkan ke Namlea dan bahkan sempat bekerja selama lebih dari sepekan.
“Salah satu teman mereka berinisial QY sudah lebih dulu bekerja di Namlea. Dia dipekerjakan sebagai LC di karaoke malam,” ungkap Nini.
Beruntung, QY berhasil melarikan diri dan menuju Ambon, lalu bertemu kembali dengan dua rekannya yang sebelumnya telah diamankan dan ditampung di rumah Nini.
Dipulangkan dan Didampingi, Kasus Masih Dikembangkan
Ketiga korban kini telah dipulangkan ke daerah asal mereka dengan fasilitasi UPTD PPA Provinsi, setelah sebelumnya mendapatkan pendampingan intensif.
Nini mengungkapkan, praktik serupa bukan hal baru di Maluku, namun sering kali luput dari perhatian karena minimnya laporan.
“Praktik seperti ini marak terjadi di Maluku, tapi jarang tercium karena tidak ada laporan, baik dari warga maupun orang tua,” tegasnya.
Sementara itu, pihak kepolisian masih terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan yang diduga terlibat dalam perekrutan dan eksploitasi anak di bawah umur.
Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang menyasar anak-anak dan remaja, terutama yang datang melalui media sosial atau aplikasi pesan.
Kasus ini menjadi alarm keras bahwa praktik perdagangan orang dengan modus digital masih aktif dan terus mengintai kelompok rentan, bahkan hingga ke wilayah timur Indonesia.(*)
| Gelapkan Rp402 Juta Hasil BB, Hakim PN Ambon Vonis Eks Kacabjari Banda Naira 3 Tahun |
|
|---|
| Mat Marasabessy, Diperiksa Kasus Korupsi Jalan Gajah Mada-Taar Anggaran Pinjaman SMI |
|
|---|
| Wakapolda Maluku Tekankan Anggota Polri Jangan Cederai Nama Baik Institusi |
|
|---|
| 395 Orang Maluku hingga Mancanegara Menapaki Manusela per 2011 Hingga 2026 |
|
|---|
| Data BPS: Barang Angkutan dan Bongkar di Maluku Meningkat Februari 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Tppo-17.jpg)