Kamis, 7 Mei 2026

Ambon Hari Ini

Latih 100 personel Brimob Tangani Kerusuhan, Kapolda Maluku: Utamakan Profesionalisme dan Humanis

Pelatihan tersebut mendapat perhatian langsung dari Kapolda Maluku, Irjen Pol. Dadang Hartanto yang turun ke lapangan memberikan arahan.

Tayang:
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Humas Polda Maluku
LATIHAN PHH - Kapolda Maluku, Irjen Pol. Dadang Hartanto yang turun ke lapangan memberikan arahan kepada para personel Satuan Brimob Polda Maluku mengikuti pelatihan Penanganan Huru Hara (PHH), Sabtu (18/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Ratusan personel Satuan Brimob Polda Maluku mengikuti pelatihan Penanganan Huru Hara (PHH) di Lapangan Mapolda Maluku. 
  • Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi situasi bereskalasi tinggi, terutama pengendalian massa yang berpotensi ricuh.
  • Pelatihan tersebut mendapat perhatian langsung dari Kapolda Maluku, Irjen Pol. Dadang Hartanto yang turun ke lapangan memberikan arahan kepada para personel. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ratusan personel Satuan Brimob Polda Maluku mengikuti pelatihan Penanganan Huru Hara (PHH) di Lapangan Mapolda Maluku. 

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi situasi bereskalasi tinggi, terutama pengendalian massa yang berpotensi ricuh.

Pelatihan tersebut mendapat perhatian langsung dari Kapolda Maluku, Irjen Pol. Dadang Hartanto yang turun ke lapangan memberikan arahan kepada para personel. 

Dalam penekanannya, Kapolda menegaskan bahwa setiap tindakan kepolisian harus berlandaskan hukum, profesional, dan mengedepankan pendekatan humanis.

“Polri adalah civilian police. Setiap tindakan harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” ungkapnya dalam keterangan pers yang diterima TribunAmbon.com, Sabtu (18/4/2026).

Baca juga: Kejati Maluku Bongkar Skandal IUP Batu Gamping SBB,  Gubernur: Harus Transparan dan Akuntabel

Baca juga: Menteri Bahlil Beri Deadline 1 Minggu ke SKK Migas Selesaikan Gaji 94 Karyawan PT Karlez

Menurutnya, Satuan Brimob sebagai garda terdepan dalam penanganan kejahatan berintensitas tinggi dituntut mampu bertindak tegas, namun tetap proporsional. 

Penggunaan kekuatan di lapangan, kata dia, harus disesuaikan dengan tingkat ancaman dan tidak boleh melampaui batas yang diatur dalam ketentuan hukum.

Ia juga mengingatkan pentingnya pemahaman personel dalam membedakan tindakan tegas yang terukur dengan kekerasan yang melanggar prosedur. 

Hal ini dinilai krusial agar setiap operasi pengendalian massa tetap berada dalam koridor hukum dan menghormati hak asasi manusia.

Sebagai bagian dari upaya transparansi, setiap personel kini dibekali body camera. 

Perangkat ini diharapkan mampu merekam seluruh aktivitas di lapangan sehingga meningkatkan akuntabilitas serta mencegah potensi penyimpangan.

Pelatihan PHH ini turut didukung oleh empat instruktur internal Brimob yang memberikan materi teknis kepada peserta, mulai dari formasi pengendalian massa hingga simulasi penanganan kerusuhan.

Tantangan: Tegas Tanpa Represif

Di tengah dinamika keamanan saat ini, tantangan utama aparat bukan hanya pada kesiapan teknis, tetapi juga menjaga keseimbangan antara ketegasan dan penghormatan terhadap hak sipil masyarakat. 

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved