SBT Hari Ini
Penataan Bertahap, Pemda SBT Janji Siapkan Pos Keamanan dan CCTV di Pasar Rakyat Bula
Hal itu guna meningkatkan ketertiban dan keamanan pasar menyusul keluhan para pedagang atas hilangnya barang dagangan mereka yang kerap dibobol maling
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terus mematangkan langkah penataan kawasan Pasar Rakyat Kota Bula dengan menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, Rabu (8/4/2026).
- Diantara penyediaan pos keamanan dan pemasangan CCTV di area pasar.
- Hal itu guna meningkatkan ketertiban dan keamanan pasar, menyusul keluhan para pedagang atas hilangnya barang dagangan mereka yang kerap dibobol maling.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terus mematangkan langkah penataan kawasan Pasar Rakyat Kota Bula dengan menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, Rabu (8/4/2026).
Diantara penyediaan pos keamanan dan pemasangan CCTV di area pasar.
Hal itu guna meningkatkan ketertiban dan keamanan pasar, menyusul keluhan para pedagang atas hilangnya barang dagangan mereka yang kerap dibobol maling.
Asisten II Setda SBT, Abu Saleh Salampessy mengakui, upaya ini dilakukan seiring dengan penataan pedagang yang saat ini tengah berlangsung secara bertahap di sejumlah titik, khususnya di kawasan pasar lama.
“Kita akan membangun dua pos Satpol, satu di pasar lama dan satu di sini,” ujarnya.
Baca juga: Pemda SBT Pastikan Lapak di Pasar Utama Cukup, Pedagang Diminta Tidak Beralasan
Baca juga: Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership
Menurutnya, keberadaan pos Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tersebut diharapkan mampu menjaga ketertiban serta memastikan para pedagang tetap beraktivitas sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.
Selain pembangunan pos, pemerintah daerah juga berencana memasang kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik strategis di kawasan pasar.
“Tempat-tempat seperti ini harus dipasang CCTV supaya keamanan dan kenyamanan penjual bisa terasa,” tandasnya.
Ia menjelaskan, pengawasan menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program penataan pasar yang tengah dijalankan oleh pemerintah daerah.
Dengan adanya CCTV, potensi gangguan keamanan maupun pelanggaran aturan dapat diminimalisir, sekaligus memberikan rasa aman bagi para pedagang dan pembeli.
Di sisi lain, Abu Saleh menegaskan bahwa penataan pasar dilakukan secara bertahap agar tidak menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.
“Fokus kami hari ini yaitu di pasar lama sampai ke sini,” tegasnya.
Meski demikian, pemerintah memastikan bahwa seluruh kawasan pasar akan ditata secara menyeluruh dalam waktu yang telah direncanakan.
Penataan tersebut akan dilakukan secara bergantian dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan kesiapan fasilitas pendukung.
| Ultimatum Pemkab SBT: Besok Pedagang Tak Boleh Lagi Jualan di Jalan |
|
|---|
| Penertiban Pedagang Bula Digencarkan, Sebagian Mulai Pindah ke Pasar Utama |
|
|---|
| Speedboat Tabrak Tiang Mercusuar di Perairan Geser, Tiga Warga Desa Tobo Berhasil Dievakuasi |
|
|---|
| Bupati SBT Sebut Penataan Kota Bula Tak Bisa Instan, Harus Terencana |
|
|---|
| Bupati SBT Tegaskan Usulan Musrenbang Harus Prioritas dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Abu-Saleh-Salampessy.jpg)