Kamis, 9 April 2026

SBT Hari Ini

Pemda SBT Pastikan Lapak di Pasar Utama Cukup, Pedagang Diminta Tidak Beralasan

Hanya saja, bangunan-bangunan tersebut tampak tak sudah tak terawat dengan rumput liar yang nyaris menutupi area bangunan.

Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
TribunAmbon.com/Ali/Haliyudin Ulima
PASAR BULA - Lapak kosong di Pasar Rakyat Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Rabu (8/4/2025). Pemerintah daerah memastikan ketersediaan tempat jualan masih mencukupi, meski banyak bangunan terlihat tidak terawat dan belum dimanfaatkan pedagang. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) memastikan ketersediaan lapak bagi pedagang di Pasar Rakyat Kota Bula dapat tersedia  bagi seluruh pedagang. 
  • Hal ini disampaikan untuk menjawab keluhan sejumlah pedagang yang mengaku tidak mendapatkan tempat jualan.
  • Pantauan TribunAmbon.com di lokasi Rabu (8/4/2025), lebih dari ratusan ruko jualan masih tampak kosong.
  • Dari total 168 ruko, hanya kurang dari 50 ruko yang masih ditempati pedagang untuk berjualan.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima 

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) memastikan ketersediaan lapak bagi pedagang di Pasar Rakyat Kota Bula dapat tersedia  bagi seluruh pedagang. 

Hal ini disampaikan untuk menjawab keluhan sejumlah pedagang yang mengaku tidak mendapatkan tempat jualan.

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi Rabu (8/4/2025), lebih dari ratusan ruko jualan masih tampak kosong.

Dari total 168 ruko, hanya kurang dari 50 ruko yang masih ditempati pedagang untuk berjualan.

Hanya saja, bangunan-bangunan tersebut tampak tak sudah tak terawat dengan rumput liar yang nyaris menutupi area bangunan.

Asisten II Setda SBT, Abu Saleh Salampessy, menegaskan bahwa fasilitas di dalam pasar sudah disiapkan.

“Di dalam sini telah tersedia dan bahkan ada-ada yang sudah memiliki itu, jadi insyaallah tidak ada masalah,” ujarnya.

Baca juga: Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership

Baca juga: Bupati Malteng Rakor Dengan Seluruh Camat, Pastikan Kamtibmas di Setiap Wilayah

Ia menyebut, sebagian pedagang bahkan sudah memiliki lapak resmi di dalam pasar.

Namun, masih ada yang memilih berjualan di luar area pasar.

Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu penyebab kesemrawutan di kawasan pasar.

Ia menegaskan bahwa alasan kekurangan tempat tidak sepenuhnya benar.

“Terkait kendala-kendala bahwa di pasar tidak ada tempat, itu tidak benar karena sudah disiapkan,” tegasnya.

Pemerintah juga memastikan proses penataan dilakukan secara adil.

Setiap pedagang akan diarahkan sesuai dengan zonasi yang telah ditentukan.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib dan nyaman.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved