SBT Hari Ini
Target Pertahankan WTP, Wabup SBT Ingatkan Tak Boleh Ada Manipulasi Data
Wakil Bupati menegaskan bahwa WTP hanya bisa diraih jika seluruh perangkat daerah berpegang teguh pada akurasi data, transparansi.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menargetkan untuk kembali mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada laporan keuangan daerah tahun ini.
Komitmen itu ditegaskan Wakil Bupati SBT , Muhammad Miftah Thoha Rumarey Wattimena dalam rapat pemutakhiran data tindak lanjut Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di Gedung Serbaguna Kesehatan, Senin (17/11/2025).
Wakil Bupati menegaskan bahwa WTP hanya bisa diraih jika seluruh perangkat daerah berpegang teguh pada akurasi data, transparansi, dan integritas dalam pengelolaan anggaran.
“Kita harus menjaga integritas tanpa kompromi. Tidak boleh ada manipulasi data, tidak boleh ada penyimpangan prosedur, dan tidak boleh ada praktik yang bertentangan dengan aturan,” tegasnya.
Ia meminta OPD lebih teliti dan disiplin dalam penyusunan laporan agar setiap dokumen keuangan menggambarkan kondisi nyata di lapangan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Di sisi lain, Wakil Bupati mengakui kondisi fiskal daerah saat ini sedang mengalami penyesuaian, terutama akibat berkurangnya transfer ke daerah dari pemerintah pusat.
Baca juga: Kunci Gitar Jangan Kau Bersedih Sayang - Gita Youbi: Selamanya Kan Ku Jaga sampai Mati
Baca juga: Gaji PPS Belum Dibayar, KPU Buru Sebut Masih Tunggu Audit BPK
Situasi tersebut berdampak pada kemampuan pemerintah daerah memperkuat fungsi pengawasan.
“Kurangnya SDM dan keterbatasan anggaran tentu mempengaruhi kinerja APIP. Tapi Insya Allah, jika kondisi anggaran kita membaik, pemerintah daerah akan menambah alokasi untuk pelatihan dan peningkatan kompetensi aparatur pengawasan,” tandasnya.
Meski dengan keterbatasan, ia memastikan pemerintah tetap berkomitmen memperkuat pengawasan internal karena menjadi kunci mencegah penyimpangan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Dirinya menyoroti tuntutan publik yang semakin tinggi terhadap pelayanan pemerintahan yang cepat, bersih, dan akuntabel. Menurutnya, tindak lanjut rekomendasi APIP harus menjadi perhatian serius demi mewujudkan birokrasi yang transparan dan berkualitas.
“Tantangan ke depan tidak semakin ringan. Karena itu, tindak lanjut APIP harus menjadi perhatian bersama agar Seram Bagian Timur semakin maju, transparan, dan berdaya saing,” katanya.
Ia menutup kegiatan dengan mengajak seluruh aparatur bekerja jujur, disiplin, dan penuh integritas guna mendukung target SBT mempertahankan opini WTP serta membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik.(*)
| Pedagang Pasar Bula SBT Keluhkan Minimnya Fasilitas Penunjang |
|
|---|
| Protes Penertiban, Pedagang Pasar Bula Ancam Jualan di Kantor Bupati SBT |
|
|---|
| Reses DPRD SBT, Warga Kasuy Watubela Keluhkan Abrasi, Jalan Rusak hingga Transportasi Laut |
|
|---|
| Sagu di SBT Mati Percuma, Bupati Fachri Akui Rugi Rp 210 Miliar Tiap Tahun |
|
|---|
| Bupati Fachri Pastikan Segera Lantik PPPK Paruh Waktu, Gaji Disesuaikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Ndisksm.jpg)