SBT Hari Ini
ODGJ Makin Banyak Berkeliaran di Kota Bula, Warga Resah dan Takut Ganggu Keselamatan
Seperti kawasan perempatan, depan sekolah, area taman kota, hingga di pinggir jalan raya.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Warga Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), kini mulai dibuat resah dengan meningkatnya jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di sejumlah lokasi umum.
Pantauan TribunAmbon.com pada Rabu (22/10/2025), sejumlah ODGJ tampak berkeliaran tanpa arah di beberapa titik padat aktivitas masyarakat.
Seperti kawasan perempatan, depan sekolah, area taman kota, hingga di pinggir jalan raya.
Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu pemandangan, tapi juga mulai menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga.
Pasalnya, sebagian ODGJ sering berperilaku tak terduga, mendekati pengendara, atau bahkan berteriak-teriak di tempat umum.
“Seperti memang begitu, macam orang gila gila di Kota Bula ini tambah banyak saja," ujar Arif Rumadan (23) salah satu warga kepada Tribunambon.com.
Baca juga: Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Bula SBT, Warga Keluhkan Pasokan BBM yang Lambat
Baca juga: Pasar Bongkar Bula Kotor dan Bau Akibat Sampah: Ada Bak Tapi Tak Difungsikan
Kata dia, keberadaan ODGJ tersebut telah menjadi hal biasa yang kerap ditakuti para pengendara, terlebih saat berdekatan dengannya.
"Kalau di perempatan itu sering, namanya Mance. Kadang duduk di tengah jalan, bikin takut pengendara,” lanjutnya.
Selain itu, keberadaan para ODGJ di jalan utama juga berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari saat kondisi penerangan terbatas.
“Kalau malam, mereka suka duduk di pinggir jalan, kalau pengendara tidak hati-hati, bisa tertabrak,” katanya.
Warga berharap agar pemerintah daerah segera turun tangan menertibkan dan menampung para ODGJ ini di tempat yang aman dan layak.
Mereka menilai, perlu ada kerja sama lintas instansi, termasuk dinas kesehatan dan dinas sosial, untuk melakukan penanganan terpadu.
“Ini bukan cuma soal ketertiban, tapi juga soal kemanusiaan. Mereka perlu ditangani, bukan dibiarkan begitu saja,” tandasnya.(*)
| Bupati SBT Minta Warga Tak Terburu-buru Menilai Pemerintahannya: Ini Kerja Lima Tahun |
|
|---|
| Jadi Tiga Tahap, Infrastruktur Jalan di SBT Ditargetkan Rampung 2030 |
|
|---|
| Jembatan Darurat Jadi Kendala Utama Pembangunan Jalan Lintas Desa Manggis - Affang di SBT |
|
|---|
| Danau Sole Masuk 10 Besar API Awards 2026 Kategori Surga Tersembunyi: Ayo Beri Dukungan |
|
|---|
| Pemkab SBT Galang Dukungan untuk Danau Sole, Target Tembus Tiga Besar API Awards 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Jdoaoanp.jpg)