Sabtu, 2 Mei 2026

SBT Hari Ini

Aksi Begal Terjadi di Dekat Kebun Tebu Desa Dawang SBT, Mobil Angkutan Dihadang 4 Motor

Sebuah mobil angkutan jurusan Teluk Waru nyaris jadi korban begal di sekitar perkebunan tebu Desa Dawang, Kecamatan

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Fandi Wattimena
Gemini AI
ILUSTRASI BEGAL - Aksi pembegalan kembali bikin geger warga Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Aksi begal kembali bikin geger warga Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Menimpa sebuah mobil angkutan jurusan Teluk Waru yang melintasi kawasan perkebunan tebu Desa Dawang, Kecamatan Teluk Waru, Selasa (15/10/2025) malam.

Peristiwa menegangkan itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIT. 

Saat mobil berwarna biru melintas di jalur sepi, sekelompok orang tak dikenal tiba-tiba muncul dari balik semak-semak dan menghadang kendaraan.

Tina Rumuar, salah satu penumpang, masih trauma saat menceritakan kejadian itu kepada polisi.

“Katong (kami) dudu di kursi tengah, ada satu laki-laki dan mama satu dengan anak kecil di depan. Baru supir bilang kunci pintu semua,” ujarnya.

Menurut Tina, sopir sempat memperlambat laju mobil karena melihat sesuatu tergeletak di pinggir jalan.

“Katong kira orang mabuk atau binatang. Eh, ternyata dong (begal) bangun langsung kelilingi mobil, kira-kira empat sampai lima orang,” katanya.

Situasi berubah panik saat insiden tersebut, Tina mengakui langsung berteriak histeris meminta Malik sang sopir untuk tancap gas.

“Katong bilang, ‘Malik gas! Gas!’ tapi dia seperti 
 bingung. Baru satu penumpang pukul dia pung bahu, langsung dia sadar dan injak gas,” jelasnya.

Namun, ketika mobil mulai melaju, sopir merasa laju kendaraan tiba-tiba berat.

“Dia bilang ‘berat ni mobil’, mungkin begal sempat naik di belakang. Pas sudah gas kencang baru terasa ringan, dan dari kaca belakang terlihat empat motor kejar,” lanjut Tina.

Baca juga: Terjunkan 500 Mahasiswa KKN Tematik, Menteri Nusron: Tuntaskan Sertipikasi Aset Umat

Baca juga: Sinergi Kementerian ATR/BPN dan Kementerian Agama Wujudkan Kepastian Hukum Tanah Wakaf

Beruntung, sopir berhasil melarikan diri hingga ke area perusahaan tebu, tempat yang lebih terang dan ramai penjaga.

Para pelaku yang mengejar akhirnya kabur ke arah hutan dan menghilang di kegelapan malam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved