Rabu, 8 April 2026

Sampah di Ambon

Masalah Sampah Gunung Malintang, Pos Pengamanan Segera Dibuat

Pemerintah bersama warga kini menyiapkan sejumlah langkah penanganan sampah di gunung malintang.

Penulis: Novanda Halirat | Editor: Ode Alfin Risanto
TribunAmbon.com/Novanda Halirat
TUMPUKAN SAMPAH- Tampak satu unit dumptruk milik DLHP Kota Ambon saat pembersihan sampah di kawasan Gunung Malintang, Desa Batu Merah, Kota Ambon, Maluku, Sabtu (4/4/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Sampah menumpuk di Gunung Malintang warga protes hingga blokade jalan.
  • Satpol PP siapkan pos pengawasancegah pembuangan sampah sembarangan.
  • Kawasan akan ditata ulang libatkan swadaya masyarakat.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Penanganan tumpukan sampah di kawasan Gunung Malintang, perbatasan Hative Kecil dan Batu Merah, Kota Ambon, menjadi perhatian serius.

Pemerintah bersama warga kini menyiapkan sejumlah langkah penanganan.

Salah satu solusi yang disiapkan adalah pembangunan pos pengamanan Satpol PP sebagai alat kontrol untuk mencegah pembuangan sampah sembarangan.

Baca juga: Dua Kali Mangkir, Hartini Diminta Tepati Janji di Pemeriksaan 6 April atau Hadapi Upaya Paksa

Baca juga: Ribuan Warga Ambon Tumpah Ruah Saksikan Drama Penyaliban Yesus di Jalan Pattimura

Plt Kepala Satpol PP Kota Ambon, Silver Maryon Leatemia, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi untuk menempatkan petugas di lokasi tersebut. Pembangunan pos akan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat.

"Nanti beberapa solusi tadi sudah disampaikan, masyarakat juga bersedia secara swadaya membuat ppsto sementara dan kita ada tempatkan anggota," ujarnya kepada awak media di lokasi. 

Selain itu, kawasan tersebut juga direncanakan akan ditata ulang, termasuk kemungkinan dijadikan area rekreasi atau kios kecil agar lebih fungsional.

Sebelumnya, warga setempat sempat melakukan aksi pemalangan jalan sebagai bentuk protes terhadap tumpukan sampah yang meluber hingga ke badan jalan.

Kondisi ini mengganggu aktivitas pengendara, karena ruas jalan tidak dapat dilalui dan memaksa pengguna jalan untuk memutar arah.

Warga menilai masalah ini dipicu oleh kebiasaan membuang sampah sembarangan, padahal lokasi tersebut bukan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan tidak dilayani pengangkutan rutin.

Aksi protes memuncak setelah seorang warga kedapatan membuang sampah di lokasi yang baru saja dibersihkan, memicu kemarahan warga sekitar.(*)

]

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved