Maluku Terkini
Kapolda Maluku Prioritaskan Kamtibmas, Ketahanan Pangan dan Pengawasan PSN
Dalam forum tersebut, seluruh pimpinan satuan kerja dan kewilayahan diminta menyusun target kinerja yang terukur dan realistis.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dadang Hartanto, menegaskan sejumlah program kerja prioritas yang akan menjadi fokus jajaran Kepolisian Daerah Maluku sepanjang tahun 2026.
- Penekanan utama diarahkan pada pelaksanaan tugas pokok kepolisian, penguatan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga dukungan terhadap program strategis pemerintah.
- Hal itu disampaikan Kapolda saat membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Maluku yang berlangsung selama tiga hari di Mapolda Maluku.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dadang Hartanto, menegaskan sejumlah program kerja prioritas yang akan menjadi fokus jajaran Kepolisian Daerah Maluku sepanjang tahun 2026.
Penekanan utama diarahkan pada pelaksanaan tugas pokok kepolisian, penguatan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga dukungan terhadap program strategis pemerintah.
Hal itu disampaikan Kapolda saat membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Maluku yang berlangsung selama tiga hari di Mapolda Maluku.
Dalam forum tersebut, seluruh pimpinan satuan kerja dan kewilayahan diminta menyusun target kinerja yang terukur dan realistis.
Fokus Tugas Pokok: Kamtibmas, Penegakan Hukum dan Pelayanan Publik
Kapolda menegaskan, prioritas utama 2026 tetap berpijak pada tugas pokok Polri.
“Pelaksanaan tugas pokok itu mulai dari memelihara kamtibmas, penegakan hukum, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” ungkapnya, Rabu (18/2/2026).
Menurutnya, seluruh program yang dirumuskan harus berorientasi pada hasil nyata di lapangan.
Ia menekankan pentingnya memastikan realisasi program sesuai target yang telah ditetapkan, bukan sekadar perencanaan administratif.
Dalam Rapim tersebut, berbagai persoalan strategis dibahas secara detail.
Tujuannya jelas: menjaga wilayah hukum Polda Maluku tetap kondusif di tengah dinamika sosial dan pembangunan yang terus berjalan.
“Kita akan rumuskan dan kita realisasikan dalam kegiatan program kepolisian,” tegasnya.
Baca juga: Komnas HAM RI Datangi Polda Maluku, Soroti Bentrokan Warga Leihitu
Baca juga: Bupati SBT Serahkan SK PPPK Paruh Waktu untuk 3.132 Pegawai
Target Kinerja Hingga Tingkat Kapolsek
Irjen Pol. Dadang Hartanto menyatakan, seluruh pimpinan mulai dari Direktur, Kapolres hingga Kapolsek akan diberikan target pencapaian kinerja yang jelas.
Evaluasi tidak hanya dilakukan di tingkat Polda, tetapi juga hingga ke satuan kewilayahan.
Bidang pembinaan operasional, penguatan fungsi teknis, serta optimalisasi pelayanan publik menjadi perhatian khusus.
Setiap satuan diharapkan mampu bekerja secara terukur dan akuntabel.
Dukung Program Pemerintah: SPPG Polri hingga Wilayah Terpencil
Selain tugas pokok, Polda Maluku juga akan mendukung program pemerintah, termasuk pelaksanaan SPPG Polri.
Saat ini, satu SPPG telah beroperasi dan dua lainnya akan segera menyusul.
“Kita sudah operasional satu, dan dua lagi akan menyusul. Kita juga akan petakan lagi SPPG di wilayah-wilayah terpencil,” jelas Kapolda.
Langkah ini menunjukkan komitmen Polda Maluku dalam memperluas jangkauan pelayanan dan penguatan peran sosial Polri, terutama bagi masyarakat di daerah yang sulit dijangkau.
Prioritaskan Ketahanan Pangan dan Lingkungan Asri
Tak hanya aspek keamanan, Kapolda juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan serta program kebersihan lingkungan yang asri.
Program tersebut selaras dengan arahan Presiden terkait penguatan sektor pangan dan kepedulian lingkungan.
“Kita punya mekanisme pembersihan sampah, kita nanti ajak di lingkungan wilayah masing-masing juga akan diterapkan,” ujarnya.
Langkah ini dinilai penting untuk membangun kesadaran kolektif di internal kepolisian sekaligus memberi contoh nyata bagi masyarakat.
Awasi Program Sekolah Rakyat dan Kampung Nelayan Merah Putih
Di sisi lain, jajaran Polda Maluku juga akan mengawal dan melakukan pengawasan terhadap sejumlah program strategis nasional, seperti sekolah rakyat dan kampung nelayan merah putih.
Kapolda mengungkapkan, pengawasan ini merupakan amanah dari kementerian terkait, terutama dalam aspek teknis pengamanan dan potensi gangguan kamtibmas selama proses pembangunan.
“Ini juga digagas, dari Kementerian juga titip masalah itu kepada pihak kepolisian untuk teknis pengawasan supaya nanti berjalan. Kalau misalkan dalam proses pembangunannya ada hambatan kaitannya dengan kamtibmas untuk menjadi prioritas,” jelasnya.
Jaga Maluku Tetap Kondusif di 2026
Dengan berbagai program prioritas tersebut, Kapolda Maluku menegaskan bahwa seluruh jajaran harus solid dan responsif menghadapi tantangan tahun 2026.
Stabilitas keamanan, dukungan terhadap pembangunan, serta pelayanan publik yang prima menjadi kunci.
Rapim Polda Maluku tahun ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum strategis untuk memastikan seluruh kebijakan berjalan efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Dadang Hartanto, Polda Maluku menargetkan 2026 sebagai tahun penguatan kinerja, peningkatan profesionalisme, serta pengawasan ketat terhadap program-program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat.(*)
| Ayu dan Raflex Gagal di MA, Penyidik Juga Tetapkan Keduanya Tersangka Kasus PT MPM |
|
|---|
| Dugaan Korupsi Preservasi Jalan Namlea - Bara, Kabupaten Buru, Kejari Periksa 7 Saksi |
|
|---|
| Terungkap Modus TPPO: Remaja Diiming-imingi Kerja, Dipaksa Jadi LC Karaoke di Namlea |
|
|---|
| Gelapkan Rp402 Juta Hasil BB, Hakim PN Ambon Vonis Eks Kacabjari Banda Naira 3 Tahun |
|
|---|
| Mat Marasabessy, Diperiksa Kasus Korupsi Jalan Gajah Mada-Taar Anggaran Pinjaman SMI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Kdjdalk.jpg)