Selasa, 5 Mei 2026

Ambon Hari Ini

Bulan K3 Nasional 2026, Pelindo Group Ambon Gelar Simulasi BLS dan Antisipasi Virus Nipah

Pelindo Group Ambon menggelar Sosialisasi dan Simulasi Basic Life Support (BLS) serta edukasi pencegahan Virus Nipah, Kamis (12/2/2026).

Tayang: | Diperbarui:
TribunAmbon/jenderal/Jenderal Louis MR
PELINDO AMBON - Sosialisasi dan Simulasi Basic Life Support (BLS) serta edukasi pencegahan Virus Nipah diikuti oleh puluhan karyawan internal di ruang rapat lantai 2 Pelindo Ambon, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (12/2/2026). 

“Hal-hal seperti ini dalam kaitannya dengan Bulan K3 selalu kami laksanakan secara rutin, hanya saja bentuk dan jenis kegiatannya bervariasi,” tambah Zahlan.

Belum Ada Indikasi Virus Nipah di Ambon

Terkait kondisi terkini, Pelindo Group Ambon memastikan belum ditemukan adanya indikasi atau kasus Virus Nipah di wilayah Pelabuhan Ambon.

“Kami belum menerima berita, isu, maupun deteksi atas gejala virus Nipah yang masuk di Ambon, termasuk pada pekerja kami maupun TKBM yang beraktivitas di pelabuhan,” tegas Zahlan.

Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan adanya potensi risiko jika pengawasan tidak dilakukan secara intensif.

“Bisa saja potensi itu ada, tetapi ketidaktahuan sering kali karena tidak dilakukan deteksi dini terhadap pengunjung atau pengguna pelabuhan, dalam hal ini penumpang dan masyarakat yang beraktivitas,” ujarnya.

Oleh karena itu, Pelindo Group Ambon menilai penguatan pengawasan dan deteksi dini oleh instansi kesehatan menjadi langkah penting untuk memastikan pelabuhan tetap aman dan bebas dari penyakit menular.

Mengenal Virus Nipah

Sebagai informasi, Virus Nipah (NiV) merupakan virus zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia. Virus ini pertama kali teridentifikasi pada tahun 1999 dalam wabah yang melanda Malaysia dan Singapura.

Virus Nipah ditularkan melalui:

-Kontak langsung dengan cairan tubuh hewan terinfeksi, terutama kelelawar buah dan babi

-Konsumsi buah atau produk buah yang terkontaminasi air liur atau urin kelelawar

-Kontak erat dengan cairan tubuh manusia yang terinfeksi

Gejala awal meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, dan muntah, yang dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan hingga ensefalitis akut. 

Tingkat kematian akibat virus ini tergolong tinggi, berkisar antara 40 hingga 75 persen, dan hingga kini belum tersedia vaksin atau obat khusus.

Dengan kegiatan sosialisasi dan simulasi ini, Pelindo Ambon berharap seluruh pekerja dan pemangku kepentingan di pelabuhan semakin waspada, sigap, dan memiliki pemahaman yang cukup dalam menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun ancaman penyakit menular.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved