Senin, 4 Mei 2026

Ambon Hari Ini

Bulan K3 Nasional 2026, Pelindo Group Ambon Gelar Simulasi BLS dan Antisipasi Virus Nipah

Pelindo Group Ambon menggelar Sosialisasi dan Simulasi Basic Life Support (BLS) serta edukasi pencegahan Virus Nipah, Kamis (12/2/2026).

Tayang: | Diperbarui:
TribunAmbon/jenderal/Jenderal Louis MR
PELINDO AMBON - Sosialisasi dan Simulasi Basic Life Support (BLS) serta edukasi pencegahan Virus Nipah diikuti oleh puluhan karyawan internal di ruang rapat lantai 2 Pelindo Ambon, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (12/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pelindo Group Ambon terus memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan pelabuhan.
  • Dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional 2026, Pelindo Group Ambon menggelar Sosialisasi dan Simulasi Basic Life Support (BLS) serta edukasi pencegahan Virus Nipah.
  • General Manager Pelindo Regional 4 Ambon, Zahlan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan kesiapsiagaan pekerja menghadapi kondisi darurat di area kerja pelabuhan.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pelindo Group Ambon terus memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan pelabuhan. 

Dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional 2026, Pelindo Group Ambon menggelar Sosialisasi dan Simulasi Basic Life Support (BLS) serta edukasi pencegahan Virus Nipah, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat lantai 2 Pelindo Ambon, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, dan diikuti oleh puluhan karyawan internal Pelindo.

PELINDO AMBON - Salah seorang peserta mempraktekkan Resusitasi Jantung Paru (RJP), atau dalam bahasa Inggris lebih dikenal sebagai CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) di Kantor Pelindo Ambon, Kamis (12/2/2026).
PELINDO AMBON - Salah seorang peserta mempraktekkan Resusitasi Jantung Paru (RJP), atau dalam bahasa Inggris lebih dikenal sebagai CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) di Kantor Pelindo Ambon, Kamis (12/2/2026). (TribunAmbon/jenderal/Jenderal Louis MR)

General Manager Pelindo Regional 4 Ambon, Zahlan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan kesiapsiagaan pekerja menghadapi kondisi darurat di area kerja pelabuhan.

“Kami melaksanakan kegiatan ini pada dasarnya berkaitan dengan Bulan K3 tahun 2026. Salah satu pengisiannya adalah mengingatkan kembali karyawan melalui sosialisasi basic life support atau tata cara penanganan pertama manakala terjadi gejala atau kecelakaan bagi para pekerja,” ujar Zahlan.

Menurutnya, pelabuhan sebagai salah satu fasilitas vital nasional memiliki tingkat risiko kerja yang tinggi, sehingga pemahaman dasar terkait pertolongan pertama menjadi kebutuhan mutlak bagi seluruh pekerja.

Tak hanya itu, Pelindo Group Ambon juga mengaitkan kegiatan Bulan K3 dengan isu kesehatan nasional, khususnya antisipasi penyebaran Virus Nipah yang saat ini menjadi perhatian pemerintah.

“Isu virus Nipah ini dititikberatkan pada dua fasilitas vital, yakni bandara dan pelabuhan. Karena itu, kami secara internal mulai mensosialisasikan apa saja gejala virus Nipah dan bagaimana langkah pencegahannya,” jelasnya.

Baca juga: Soal Panggilan Kejari Maluku Tengah, Arman Mualo: Tunda Hari Selasa Depan

Baca juga: 25 Ribu Peserta BPJS PBI di Ambon Dinonaktifkan, Wali Kota: Layanan Warga Miskin Tetap Berjalan

Zahlan menambahkan, sosialisasi serupa sebenarnya telah dilakukan beberapa minggu sebelumnya, tidak hanya kepada karyawan Pelindo.

Tetapi juga kepada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang setiap hari berinteraksi langsung di kawasan pelabuhan.

“Pekerja TKBM juga sudah kami libatkan, karena mereka merupakan bagian penting dari aktivitas pelabuhan dan berisiko tinggi jika tidak memiliki pemahaman yang cukup,” katanya.

Namun demikian, Zahlan menegaskan bahwa upaya pencegahan penyakit menular di kawasan pelabuhan idealnya dilakukan secara lintas sektor.

“Secara umum, ke depan kami berharap sosialisasi antar instansi di dalam pelabuhan, termasuk kepada pengguna jasa dan penumpang, bisa dikoordinasikan melalui Kantor Kesehatan Pelabuhan atau karantina, serta unsur pemerintah lainnya,” ujarnya.

Ia menilai, kegiatan edukasi kesehatan di fasilitas negara seperti pelabuhan dan bandara harus dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved