Jumat, 24 April 2026

Viral GEGP

Kasus Video GEGP Diproses, Publik Perlu Tahu Peran Krimum dan Krimsus Polda

Untuk perbuatan para pemeran dalam video, penyelidikan ditangani oleh Ditreskrimum Polda Maluku melalui Subdirektorat Perlindungan Perempuan dan Anak.

|
TribunAmbon.com
Ilustrasi Video Asusila 

Langkah ini diambil karena tindakan menyebarkan konten asusila merupakan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku, Kombes Pol. Piter Yanottama, membenarkan bahwa penyelidikan terhadap para penyebar konten dilakukan secara serius dan berkelanjutan.

“Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Maluku sedang melakukan penyelidikan. Tim kami sudah bergerak melakukan patroli siber pada berbagai platform media sosial,” kata Kombes Pol. Piter Yanottama kepada TribunAmbon.com, Jumat (6/2/2026).

Ia menegaskan, penyebaran konten asusila merupakan kejahatan serius karena dampaknya luas dan berpotensi merusak tatanan sosial, terlebih jika melibatkan figur publik maupun anak di bawah umur.

“Siapapun yang terlibat, baik memposting, mengirimkan, atau tindakan lain dengan tujuan menyebarluaskan, pasti akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, publik digegerkan dengan beredarnya sejumlah potongan video yang diduga memuat adegan asusila sesama jenis di media sosial. 

Dalam video tersebut, terlihat jelas wajah seorang TikToker lokal berinisial GEGP yang dikenal luas oleh pengguna media sosial, khususnya TikTok.

Berdasarkan penelusuran, terdapat tiga potongan video yang beredar dengan durasi masing-masing 7 detik, 46 detik, dan 54 detik, yang diduga direkam di dalam sebuah kamar dengan alas sprei berwarna hijau tua.

Dalam rekaman tersebut, GEGP terlihat mengenakan kaos hitam, sementara lawan mainnya diduga seorang remaja pria berkaos putih yang masih berusia di bawah 17 tahun. 

Selain itu, tampak pula seorang pria lain yang diduga berperan sebagai perekam video.

Hingga berita ini diterbitkan, TribunAmbon.com telah berupaya mengonfirmasi GEGP terkait video yang beredar. 

Namun, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved