Ambon Hari Ini
Dugaan Mafia Penyelundupan BBM di Ambon: Bukti Ada, Tersangka Belum Muncul
Polisi mengklaim telah mengantongi identitas pengemudi dan pemilik kendaraan. Namun hingga kini, belum ada satu pun pihak yang ditahan.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Polisi mengklaim telah mengantongi identitas pengemudi dan pemilik mobil yang terbakar diduga terkait praktik penimbunan maupun jual beli BBM ilegal bersubsidi di Kota Ambon.
- Namun hingga kini, belum ada satu pun pihak yang ditahan.
- Insiden pertama melibatkan Toyota Avanza hitam bernomor polisi DE 1353 AB yang terbakar di depan Kantor ASDP pada Minggu (25/1/2026).
- Kasus kedua adalah Daihatsu Sigra DE 1491 AT yang terbakar di kawasan Hative Kecil.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Dua kebakaran mobil yang diduga terkait praktik penimbunan maupun jual beli Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal subsidi di Kota Ambon perlahan membuka tabir jaringan mafia BBM.
Polisi mengklaim telah mengantongi identitas pengemudi dan pemilik kendaraan.
Namun hingga kini, belum ada satu pun pihak yang ditahan.
Situasi ini memunculkan tanda tanya besar di tengah publik: apakah aparat benar-benar akan membongkar jaringan distribusi ilegal BBM subsidi, atau kasus ini berhenti pada pengemudi lapangan?
Dua Kebakaran, Satu Pola Modus
Kedua insiden terjadi dalam waktu berdekatan dan memiliki pola serupa: kendaraan pribadi dimodifikasi menjadi tangki berjalan untuk mengangkut BBM dalam jumlah besar.
Insiden pertama melibatkan Toyota Avanza hitam bernomor polisi DE 1353 AB yang terbakar di depan Kantor ASDP pada Minggu (25/1/2026).
Kasus kedua adalah Daihatsu Sigra DE 1491 AT yang terbakar di kawasan Hative Kecil.
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol. Dr. Yoga Putra Prima Setya, menyatakan penyelidikan masih berjalan intensif.
Polisi telah mengidentifikasi pemilik pertama Avanza, Abd Kadir El, namun kendaraan itu diketahui telah berpindah tangan.
“Pemilik pertama sudah teridentifikasi, sementara pemilik kedua masih kami telusuri,” ujar Kapolresta.
Pada kasus Sigra, polisi bahkan telah mengetahui identitas pengemudi, Libren alias Kembar.
Meski demikian, status hukumnya belum naik ke tahap penahanan karena polisi mengaku masih mendalami bukti material.
Baca juga: Peluncuran Aplikasi Tring Pegadaian, Bodewin Ajak Warga Segera Berinvestasi
Baca juga: Cegah Konflik, Kapolda Maluku: Polisi Jangan Selalu jadi Muara Terakhir
Tangki Siluman dan Bukti Praktik Tap-tap BBM
| Ribuan Pencari Kerja Alfamart Bali Ikut Seleksi Interview di Kantor Disnaker Ambon |
|
|---|
| Kedapatan Bawa Sajam dan Bom Pipa Rakitan, Dua Pemuda Diamankan Polisi |
|
|---|
| Mahasiswa Keluhkan Jalan Rusak dan Genangan Air di Depan FEB Unpatti Ambon |
|
|---|
| Kebakaran Kapal Perikanan di Dermaga Eri Ambon, Kerugian Capai Rp80 Juta |
|
|---|
| Bagian Hukum Akan Laporkan Akun Tiktok yang Menyerang Pejabat Pemkot Ambon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/bbm-2-mobil-bakar.jpg)