Sabtu, 25 April 2026

Mobil Terbakar

Mobil Sigra Terbakar di Hative Kecil: Polisi Temukan Jeriken BBM dan Pompa

Di balik kobaran api yang menghanguskan kendaraan tersebut, polisi menemukan sejumlah benda yang tidak wajar saat mengidentifikasi bangkai mobil.

|
TribunAmbon/jenderal/Jenderal Louis MR
MOBIL TERBAKAR - Tampak sisa-sisa jerikan plastik yang terbakar dalam mobil Daihatsu Sigra di kawasan jalan Kapten Piere Tandean, Negeri Hative Kecil, Kota Ambon pada Rabu (28/1/2026) sore. 

Ringkasan Berita:
  • Peristiwa kebakaran mobil Daihatsu Sigra di kawasan jalan Kapten Piere Tandean, Negeri Hative Kecil, Kota Ambon pada Rabu (28/1/2026) sore, menyisakan tanda tanya besar. 
  • Di balik kobaran api yang menghanguskan kendaraan tersebut, polisi menemukan sejumlah benda yang tidak wajar saat mengidentifikasi bangkai mobil.
  • Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Janet Luhukay, mengungkapkan bahwa tim identifikasi menemukan barang bukti yang mengarah pada aktivitas pemindahan bahan bakar secara ilegal.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Peristiwa kebakaran mobil Daihatsu Sigra di kawasan jalan Kapten Piere Tandean, Negeri Hative Kecil, Kota Ambon pada Rabu (28/1/2026) sore, menyisakan tanda tanya besar. 

Di balik kobaran api yang menghanguskan kendaraan tersebut, polisi menemukan sejumlah benda yang tidak wajar saat mengidentifikasi bangkai mobil.

Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Janet Luhukay, mengungkapkan bahwa tim identifikasi menemukan barang bukti yang mengarah pada aktivitas pemindahan bahan bakar secara ilegal.

Dijelaskan lebih lanjut, Unit Identifikasi Polresta Ambon di lokasi sekitar pukul 16.10 WIT, petugas langsung melakukan sterilisasi area dengan garis polisi. 

Hasil pemeriksaan di dalam bangkai mobil mengungkap fakta berikut.

Pertama, terdapat 4 buah jeriken plastik berwarna biru dengan kapasitas masing-masing 35 liter dalam kondisi hangus.

Kedua, terdapat satu unit pompa celup, alat yang biasanya digunakan untuk menyedot atau memindahkan cairan dari satu wadah ke wadah lain.

"Unit identifikasi menemukan sejumlah barang bukti di dalam mobil, di antaranya satu pompa celup dan empat jeriken plastik berukuran besar yang telah terbakar," jelas Ipda Janet.

Baca juga: Dinilai Berhasil Cegah Miras Ilegal, 7 Raja di Maluku Raih Penghargaan

Baca juga: Kadisnaketrans SBT: Perjanjian Bersama PT. Karlez Memuat Sanksi Tegas

Dugaan Penyebab: Korsleting atau Aktivitas Ilegal?

Meski ditemukan alat-alat yang identik dengan aktivitas pengangkutan BBM.

Pihak kepolisian masih berpegang pada hasil pemeriksaan awal terkait pemicu api.

Polisi menduga sementara bahwa api dipicu oleh korsleting listrik pada sistem kabel kendaraan.

Di sisi lain, muncul laporan dari warga sekitar bahwa pengemudi mobil tersebut diduga sering membeli BBM jenis Pertalite dalam jumlah besar untuk dijual kembali ke pengecer (tap BBM).

"Informasi mengenai aktivitas pengemudi yang sering membeli BBM dalam jumlah besar untuk dijual kembali masih akan kami dalami lebih lanjut oleh tim penyidik," tambah Janet.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved