Rabu, 8 April 2026

Ambon Hari Ini

22 Hari Posko Arus Nataru di Ambon, Ini Daerah Tujuan Perjalanan Tertinggi

22 hari, daerah tujuan Namlea, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku mencapai 8.147 penumpang dari Ambon.

Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
TribunAmbon.com/Maula/Maula Pelu
EVALUASI NATARU - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Mohammad Malawat (kanan) dan Kepala Bidang Lalu Lintas Angkatan Laut KSOP Kelas I Ambon, Iyan Ashari, dalam acara penutupan posko dan evaluasi Nataru 2025/2026 di Ambon, Kamis (8/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Selama dibukanya Posko Nataru 2025/2026, Namlea, Banda dan Ternate, menjadi daerah tertinggi tujuan perjalanan dari Kota Ambon.
  • KSOP Kelas I Ambon mencatat, sejak 18 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026, daerah tujuan Namlea, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku mencapai 8.147 penumpang dari Ambon.
  • Banda, Maluku Tengah, mencapai 6.648 orang.
  • Kota Tarnate, Provinsi Maluku Utara sebanyak 4.012 penumpang.

 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

LEIHITU, TRIBUNAMBON.COM- Selama dibukanya Posko Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026), Namlea, Banda dan Ternate, menjadi daerah tertinggi tujuan perjalanan dari Kota Ambon.

Ini dicatat Kantor Kesyabandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Ambon sejak 18 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026, dan diterima TribunAmbon.com dari Kepala Bidang Lalu Lintas Angkatan Laut KSOP Kelas I Ambon, Iyan Ashari, pada Kamis (2/1/2026). 

22 hari, daerah tujuan Namlea, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku mencapai 8.147 penumpang dari Ambon.

Banda, Maluku Tengah, mencapai 6.648 orang dan Kota Tarnate, Provinsi Maluku Utara sebanyak 4.012 penumpang.

Daerah asal perjalanan menuju Kota Ambon pun masih diduduki Namlea dengan jumlah yang cukup tinggi, yakni 11.557 orang dalam periode waktu yang sama. 

Diikuti Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya sebanyak 6.308 penumpang dan Tarnate sebanyak 4.482 penumpang. 

Baca juga: Puluhan Relawan Aksi Sosial Lingkungan di Wae Ela Negeri Lima

Baca juga: Cuaca Ekstrem Sebabkan Padam Listrik di Ambon, PLN Bergerak Cepat Lakukan Penormalan

Jumlah penumpang dari Banda, tidak berbeda jauh, yakni sebanyak 4.166 orang. 

Ribuan penumpang itu merupakan akumulasi jumlah pemudik via kapal laut pada Pelabuhan Yos Sudarso, Slamet Riyadi, dan Pelabuhan Galala. 

Iyan Ashari, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkatan Laut KSOP Kelas I Ambon, katakan untuk memastikan pelayanan berjalan dengan lancar, pihaknya bersama sejumlah pihak terkait secara intensif terus melakukan pemantauan di posko keamanan. 

Dalam periode arus mudik kali ini, ada beberapa permasalahan, namun dapat teratasi yakni ; 

  1. Terjadi insiden kepadatan penumpang, namun pihaknya telah mengatasi dengan penambahan beberapa armada.
  2. Sementara lakukan revitalisasi terminal sehingga memerlukan tambahan toilet, namun dapat diatasi dengan menyediakan toilet portable.
  3. Penumpang yang tidak terangkut ke pelabuhan tujuan, diarahkan beberapa kapal alternatif yang disediakan membantu penumpang yang tidak terangkut. (*)
Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved