Ambon Hari Ini
Bukti Transfer Terkuak, Eten Latul Ngaku Akan Ganti Uang Dua Kali Lipat
Pernyataan itu disampaikan Eten saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, Senin (1/6/2026), di tengah munculnya sejumlah bukti transfer
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Ringkasan Berita:
- Stanley Edwin Williams Latul alias Eten Latul mengaku bersedia mengembalikan uang hingga dua kali lipat kepada DH, korban penipuan bermodus pengurusan surat kendaraan bermotor.
- Meski bukti transfer sudah jelas, Eten malah membantah tuduhan bahwa dirinya telah melakukan penipuan ataupun menerima transfer dana sebagaimana yang dituduhkan korban pada tahun 2023.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Stanley Edwin Williams Latul alias Eten Latul menyatakan kesediaannya mengembalikan uang hingga dua kali lipat kepada DH, korban penipuan bermodus pengurusan surat kendaraan bermotor.
Pernyataan itu disampaikan Eten saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, Senin (1/6/2026), di tengah munculnya sejumlah bukti transfer yang diklaim dilakukan korban ke rekening atas nama Stanley Edwin Williams Latul.
Meski bukti transfer sudah jelas, Eten malah membantah tuduhan bahwa dirinya telah melakukan penipuan ataupun menerima transfer dana sebagaimana yang dituduhkan korban pada tahun 2023.
"Saya siap kembalikan uang Rp6 juta, dua kali lipat dari uang yang sudah dia keluarkan," kata Eten.
Pernyataan tersebut muncul setelah korban, DH, mengaku mengalami kerugian sekitar Rp3 juta.
Kerugian itu akibat pengurusan surat kendaraan bermotor yang tidak pernah selesai meski telah beberapa kali melakukan transfer dana.
Dalam keterangannya, Eten mengakui pernah membantu pengurusan surat kendaraan milik DH.
Baca juga: Eten Latul Bantah Terima Transfer Rp3 Juta, Sebut Bukti yang Dipegang Korban Hasil Editan
Baca juga: TikToker Eten Latul Diduga Tipu Teman SMA Bermodus Urus STNK, Korban Rugi Jutaan Rupiah
Namun menurutnya, peristiwa yang dimaksud terjadi jauh sebelum tahun 2023.
"Dia minta tolong beta untuk urus surat motor. Itu tahun 2016," ujarnya.
Eten menjelaskan, saat itu dirinya hanya meneruskan informasi dari pihak yang disebut bekerja di Samsat terkait biaya yang harus dikeluarkan dalam proses pengurusan dokumen kendaraan.
"Karena saya sudah urus di Samsat, jadi orang di Samsat yang minta uang. Saya meneruskan pembicaraan orang Samsat ke dia. Ternyata motor itu harus cek fisik," katanya.
Ketika ditanya mengenai sejumlah transfer yang disebut dilakukan korban, Eten sempat mengakui adanya pengiriman dana, namun mengaku tidak mengetahui secara pasti jumlah uang yang ditransfer.
"Dia transfer-transfer itu tidak tahu berapa, tapi apa yang disampaikan dia itu tidak benar," ujarnya.
Namun saat ditanya lebih lanjut mengenai transfer yang terjadi pada tahun 2023, Eten langsung membantah pernah menerima dana tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Eten-Latul-23.jpg)