Selasa, 2 Juni 2026

Ambon Hari Ini

Eten Latul Bantah Terima Transfer Rp3 Juta, Sebut Bukti yang Dipegang Korban Hasil Editan

Pria yang dikenal sebagai debt collector itu membenarkan pernah membantu mengurus dokumen kendaraan milik DH.

Tayang:
Istimewa/Istimewa
DUGAAN PENIPUAN - TikToker pemilik akun "Raja Terakhir", Stanley Edwin Williams Latul alias Eten Latul, diduga melakukan penipuan bermodus pengurusan surat kendaraan bermotor. 

Ringkasan Berita:
  • Stanley Edwin Williams Latul alias Eten Latul akhirnya buka suara terkait tudingan penipuan bermodus pengurusan surat kendaraan bermotor yang dilaporkan oleh DH.
  • Pria yang dikenal sebagai debt collector sekaligus TikToker pemilik akun "Raja Terakhir" itu membenarkan pernah membantu mengurus dokumen kendaraan milik DH. 
  • Namun, Eten menegaskan peristiwa yang ia maksud terjadi jauh sebelum tahun 2023 seperti yang disampaikan korban.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Stanley Edwin Williams Latul alias Eten Latul akhirnya buka suara terkait tudingan penipuan bermodus pengurusan surat kendaraan bermotor yang dilaporkan oleh DH.

Pria yang dikenal sebagai debt collector sekaligus TikToker pemilik akun "Raja Terakhir" itu membenarkan pernah membantu mengurus dokumen kendaraan milik DH. 

Namun, Eten menegaskan peristiwa yang ia maksud terjadi jauh sebelum tahun 2023 seperti yang disampaikan korban.

Saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, Senin (1/6/2026), Eten mengatakan dirinya hanya membantu meneruskan informasi dari pihak Samsat kepada DH.

"Dia minta tolong beta untuk urus surat motor. Itu tahun 2016," kata Eten.

Menurutnya, saat itu ia telah berkomunikasi dengan sejumlah pihak di Samsat terkait pengurusan kendaraan tersebut. 

Informasi mengenai biaya yang harus dibayarkan kemudian diteruskan kepada DH.

Baca juga: Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolda Maluku: Hoaks dan Ujaran Kebencian Jadi Ancaman Persatuan Bangsa

Baca juga: KORMI Maluku Gelar Musprov II, Ini Pesan Gubernur Soal Olahraga Masyarakat

"Karena saya sudah urus di Samsat jadi orang di Samsat yang minta uang, saya meneruskan pembicaraan orang Samsat ke dia. Ternyata motor itu harus cek fisik," ujarnya.

Eten juga mengakui sempat menerima sejumlah transfer terkait proses tersebut. 

Namun ia membantah nilai maupun kronologi yang disampaikan korban.

"Dia transfer-transfer itu tidak tahu berapa, tapi apa yang disampaikan dia itu tidak benar," tegasnya.

Lebih lanjut, Eten membantah pernah menerima transfer dari DH pada tahun 2023 sebagaimana yang dibeberkan dalam laporan korban.

"Saya tidak pernah menerima transfer 2023. Kalau dia bisa menunjukkan bukti transfer ke rekening saya atas nama saya," katanya.

Meski membantah tuduhan tersebut, Eten mengaku siap mengembalikan uang apabila memang terbukti pernah ada dana yang dikeluarkan DH dalam proses pengurusan dokumen kendaraan itu.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved